Back to Top

Hi, Guest!

Pupuk ( 60 Pack) Gramafix® Tanaman Buah Pot [ Tabulampot]

Update Terakhir
:
11 / 12 / 2019
Min. Pembelian
:
1 Unit
Dilihat Sebanyak
:
44 kali
Harga
CALL
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Detail Pupuk ( 60 Pack) Gramafix® Tanaman Buah Pot [ Tabulampot]

Tanaman hias kini bukan dari jenis perdu dan rambat serta tanaman berdaun dan berbunga kecil, tanaman buah telah juga diandalkan keindahan perpaduan buah dengan seluruh tanaman dalam pot. Jenis alpukat, durian, gandaria dan nangka besar adalah beberapa contoh tanaman buah yang bisa ditanam dalam pot - walaupun sulit dijadikan sebagai tanaman dalam pot. Sedangkan jambu bol, jambu mawar, manggis, duku, jamblang, lengkeng, nangka madu dan rambutan termasuk contoh yang relatif agak mudah dibudidayakan sebagai tanaman dalam pot -Tanaman Buah Pot [ Tabulampot] . Umumnya buah dengan berat 0, 5 kg - yang dijadikan tanaman pot dengan mudah antara lain belimbing, jambu air, jambu biji, jeruk-jerukan, sawo, delima, kelengkeng, dan paling besar adalah buah mangga. Berbagai jenis tanaman hias ini memerlukan pupuk berimbang, selain dibedakan dari jenis pupuk kimia dan kompos, juga memerlukan unsur hara utama komposisi Nitrogen dan Kalium. Pupuk Gramafix® Tanaman Buah Pot [ Tabulampot] ( 17-8-17- 3-7-3+ 1) telah diformulasi khusus ditujukan bagi tanaman buah dalam pot akan sangat memudahkan pehobi tanaman hias menggunakannya pada tabulampot. Pupuk Gramafix® Tanaman Hias Buah memiliki komposisi kandungan hara pupuk Gramafix® khusus Tanaman Hias Buah. Pupuk ini telah diformulasi secara khusus berdasarkan kebutuhan unsur hara berbagai tanaman buah dalam pot ( Tabulampot) seperti sawo, jeruk, delima, jambu bol, jambu mawar, manggis, duku, jamblang, lengkeng, nangka madu dan rambutan, dll. Dengan kelengkapan hara yang dikandungnya meliputi makro primer ( NPK) , hara makro sekunder ( Mg, S, Ca) dan mikro ( Fe, Zn, B, Cl, Bo, Mo) , pupuk Gramafix® Tanaman Hias Bunga disajikan berbentuk tablet ukuran 3 gram. Formula ini telah terdaftar di Departemen Pertanian RI No : T903/ BSP/ II/ 2003. Kandungan hara lengkap dalam setiap tablet Gramafix® Tanaman Hias Buah ( Tambulampot) membuat pecinta tanaman hias dalam memupuk tanamannya tidak perlu lagi mencampur dan menambahkan unsur lain seperti urea, SP maupun KCL sebagaimana biasanya. Disajikan dalam ukuran tablet 10 gr disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi dan dosis pada tanaman hias+ )
Tampilkan Lebih Banyak

Rumah Kompos l Mesin Pencacah l Komposter Elektrik l Kompos Cair l Pengomposan l Komposting l Pupuk Organik Cair- www.kencanaonline.com

Menyadari bahwa dimasa depan pupuk kimia ( anorganik) - sebagai bahan alam tidak terbarukan ( unrenewable) akan makin berkurang ketersediaannya atau makin tidak berimbang dengan kebutuhan pertanian, serta, dilain pihak, terdapat kesadaran kesehatan akan pentingnya pangan alami ( organik) - sejak 2004 CVSK mengembangkan teknologi guna mendukung pembuatan kompos di berbagai lokasi sumber sampah dan limbah timbul. Di berbagai lokasi sumber sampah dan limbah itu, dengan dukungan alat dan teknologi yang kami tawarkan, banyak pihak kemudian membentuk rumah kompos. Alat teknologi bagi pembuatan serta pengolahan sampah dan limbah menjadi pupuk organik antara lain komposter type manual skala rumah tangga ( S, M, L) , komposter elektrik bagi skala rumah tangga dan individual ( type KE 100L) , Rotary Kiln Manual ( kapasitas 1 m3 dan 3 m3) serta Rotary Kiln Elektrik ( kapasitas 3 m3 dan 6 m3) . Guna mendukung produksi kompos agar makin cepat dan efisien, CVSK telah merekayasa dan mengisolasi aneka mikroba ( probiotik) dan aneka mineral bagi berlangsungnya pengomposan modern, higienis dan cepat mengurai sampah dan limbah. Mikroba pengurai ini adalah aktivator kompos Green Phoskko ( GP-1) dan mineral penggembur ( bulking agent) Green Phoskko ( GP-2) . Penunjang bagi beroperasinya peralatan komposter dan Rotary Kiln diatas, memerlukan bangunan ( tanpa dinding, atapnya bisa dari plastik terpal, daun kirai, plastik gelombang, genteng dan sebagainya) tergantung dana yang tersedia. Lantainya bisa tanah, semen atau paving blok. Kita bisa menyebutnya sebagai ? Rumah Kompos? . Dengan komposter ini, telah memberi manfaat kepada pehobies taman dan pengelola pertamanan dalam membuat kompos dengan memanfaatkan bahan baku berasal dari sampah rumah tangga atau, bagi pengelola kawasan komersial ( kawasa industri, hotel, restoran, mall, foodcourt, kantin) mengelola sampah areanya guna memenuhi kewajiban sebagaimana UU No 18/ 2008. Rotary Kiln juga membantu pengusaha kompos dan pupuk organik granul mendapatkan kompos secara cepat dan murah. Alat komposter dan type Rotary Kiln telah memberi peluang bisnis yang cepat menghasilkan dari mengelola sampah di kawasan komersial ( komplek perumahan, pabrik, pasar, kawasan industri, mall atau lingkungan apartemen) maupun sampah dan limbah di kawasan sosial ( sekolah dan perguruan tinggi, rumah sakit dan tempat peribadatan) . Bahkan, bagi kota- kota yang mengalami masalah dengan Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) Sampah, komposter Biophoskko skala besar dan komersial ( dhi. Rotary Kiln) akan sangat membantu mengurangi sampah secara tuntas sejak sumber atau lokasi penghasil sampah ( keluarga atau rumah tangga, restoran, mall, pasar, kantin pabrik, pasar sayur dan hotel) . Bagi kepentingan pengelolaan skala besar tersedia alat mesin Rotary Klin dengan pilihan kapasitas mengolah sampah 1 m3 ( setara berat 1/ 3 Ton) / 5 hari , 3 m3/ 5 hari setara berat limbah 1 ton sampai 6 m3 ( 2 Ton) / unit mesin/ 5 hari. Alat pengolah sampah berupa Komposter Elektrik ( KE 100L) memiliki keunggulan sendiri dilihat dari kepentingan mengembangkan program 3 R ( Reuse- Reduce dan Recycle) mengingat mesin ini dibuat dari hasil rekayasa ( asembling) spare part mesin cuci seken ( used wash machine) di Batam dengan spare part buatan Bandung. Dengan inovasi ini, limbah elektronik berupa mesin cuci dapat dimanfaatkan kembali ( reuse) guna mengolah sampah dan limbah organik ( recycle) menjadi pupuk cair organik. Teknologi pengomposan ( composting technology) saat ini menjadi sangat penting artinya terutama untuk mengatasi permasalahan sampah dan limbah ( organik) - khususnya di perkotaan, seperti untuk mengatasi masalah sampah di kawasan komersial ( pemukiman, mall, hotel, kawasan industri, pabrik, dll) , masalah sampah dan limbah di kawasan sosial ( sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, dll) serta masalah yang ditimbulkan dari keberadaan limbah organik ( industri makanan dan minuman, serta limbah pertanian, limbah peternakan dan perkebunan) dengan membangun instalasi maupun rumah kompos ( compost house) . Sebagaimana diketahui, sampah dan limbah sekurangnya terdiri dari dua jenis, yaitu organik dan anorganik. Rata-rata persentase bahan organik, di negara berkembang dan masyarakat agraris - seperti kota di Indonesia, mencapai 70 % hingga 80% , sehingga karena itu pengomposan ( composting) merupakan alternatif penanganan sampah yang sesuai bagi umumnya kota di Indonesia. Kompos sangat berpotensi untuk dikembangkan mengingat semakin tingginya jumlah sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan menyebabkan terjadinya polusi bau dan lepasnya gas metana ( CH4) ke udara. Kompos, sebagai hasil dari pengolahan sampah dan limbah organik, bermanfaat besar bagi upaya memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah. Aktivitas mikroba tanah juga diketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit. Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, misal: hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, dan lebih enak. Secara umum keunggulan kompos bagi keadaan Indonesia dengan masih bermasalahnya pengelolaan sampah ( khususnya di perkotaan dan limbah usaha peternakan) , antara lain : 1. Pupuk organik mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Kondisi ini tidak dimiliki oleh pupuk buatan ( anorganik) . 2. Pupuk organik mengandung asam  asam organik, antara lain asam humic, asam fulfic, hormon dan enzym yang tidak terdapat dalam pupuk buatan yang sangat berguna baik bagi tanaman maupun lingkungan dan mikroorganisme. Pupuk organik mengandung makro dan mikro organisme tanah yang mempunyai pengaruh yang sangat baik terhadap perbaikan sifat fisik tanah dan terutama sifat biologis tanah. 3. Memperbaiki dan menjaga struktur tanah. 4. Menjadi penyangga pH tanah. 5. Menjadi penyangga unsur hara anorganik yang diberikan. 6. Membantu menjaga kelembaban tanah 7. Aman dipakai dalam jumlah besar dan berlebih sekalipun 8. Tidak merusak lingkungan. Dengan banyaknya " Rumah Kompos" berkegiatan merobah sampah dan limbah menjadi material pupuk organik, akan merupakan ikhtiar bagi memajukan pertanian organik dan pertanian berkelanjutan, dilain pihak membantu penyelesaian masalah sampah kota. Bandung, Juni 2010 PT CIPTA VISI SINAR KENCANA ( CVSK) , www.kencanaonline.com IR. Sonson Garsoni + 62-81572527115
rumah kompos l mesin pencacah l komposter elektrik l kompos cair l pengomposan l komposting l pupuk organik cair- www.kencanaonline.com
rumah kompos l mesin pencacah l komposter elektrik l kompos cair l pengomposan l komposting l pupuk organik cair- www.kencanaonline.com

Rumah Kompos l Mesin Pencacah l Komposter Elektrik l Kompos Cair l Pengomposan l Komposting l Pupuk Organik Cair- www.kencanaonline.com

Komplek Bintan Centre D-21-A, Jl. D.I.Panjaitan Batu 9,, Tanjung Pinang
Indonesia
Tanjung Pinang
03 / 09 / 2013
BEST DEAL

Detail Pupuk ( 60 Pack) Gramafix® Tanaman Buah Pot [ Tabulampot]

Tanaman hias kini bukan dari jenis perdu dan rambat serta tanaman berdaun dan berbunga kecil, tanaman buah telah juga diandalkan keindahan perpaduan buah dengan seluruh tanaman dalam pot. Jenis alpukat, durian, gandaria dan nangka besar adalah beberapa contoh tanaman buah yang bisa ditanam dalam pot - walaupun sulit dijadikan sebagai tanaman dalam pot. Sedangkan jambu bol, jambu mawar, manggis, duku, jamblang, lengkeng, nangka madu dan rambutan termasuk contoh yang relatif agak mudah dibudidayakan sebagai tanaman dalam pot -Tanaman Buah Pot [ Tabulampot] . Umumnya buah dengan berat 0, 5 kg - yang dijadikan tanaman pot dengan mudah antara lain belimbing, jambu air, jambu biji, jeruk-jerukan, sawo, delima, kelengkeng, dan paling besar adalah buah mangga. Berbagai jenis tanaman hias ini memerlukan pupuk berimbang, selain dibedakan dari jenis pupuk kimia dan kompos, juga memerlukan unsur hara utama komposisi Nitrogen dan Kalium. Pupuk Gramafix® Tanaman Buah Pot [ Tabulampot] ( 17-8-17- 3-7-3+ 1) telah diformulasi khusus ditujukan bagi tanaman buah dalam pot akan sangat memudahkan pehobi tanaman hias menggunakannya pada tabulampot. Pupuk Gramafix® Tanaman Hias Buah memiliki komposisi kandungan hara pupuk Gramafix® khusus Tanaman Hias Buah. Pupuk ini telah diformulasi secara khusus berdasarkan kebutuhan unsur hara berbagai tanaman buah dalam pot ( Tabulampot) seperti sawo, jeruk, delima, jambu bol, jambu mawar, manggis, duku, jamblang, lengkeng, nangka madu dan rambutan, dll. Dengan kelengkapan hara yang dikandungnya meliputi makro primer ( NPK) , hara makro sekunder ( Mg, S, Ca) dan mikro ( Fe, Zn, B, Cl, Bo, Mo) , pupuk Gramafix® Tanaman Hias Bunga disajikan berbentuk tablet ukuran 3 gram. Formula ini telah terdaftar di Departemen Pertanian RI No : T903/ BSP/ II/ 2003. Kandungan hara lengkap dalam setiap tablet Gramafix® Tanaman Hias Buah ( Tambulampot) membuat pecinta tanaman hias dalam memupuk tanamannya tidak perlu lagi mencampur dan menambahkan unsur lain seperti urea, SP maupun KCL sebagaimana biasanya. Disajikan dalam ukuran tablet 10 gr disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi dan dosis pada tanaman hias+ )
Tampilkan Lebih Banyak

Rumah Kompos l Mesin Pencacah l Komposter Elektrik l Kompos Cair l Pengomposan l Komposting l Pupuk Organik Cair- www.kencanaonline.com

Menyadari bahwa dimasa depan pupuk kimia ( anorganik) - sebagai bahan alam tidak terbarukan ( unrenewable) akan makin berkurang ketersediaannya atau makin tidak berimbang dengan kebutuhan pertanian, serta, dilain pihak, terdapat kesadaran kesehatan akan pentingnya pangan alami ( organik) - sejak 2004 CVSK mengembangkan teknologi guna mendukung pembuatan kompos di berbagai lokasi sumber sampah dan limbah timbul. Di berbagai lokasi sumber sampah dan limbah itu, dengan dukungan alat dan teknologi yang kami tawarkan, banyak pihak kemudian membentuk rumah kompos. Alat teknologi bagi pembuatan serta pengolahan sampah dan limbah menjadi pupuk organik antara lain komposter type manual skala rumah tangga ( S, M, L) , komposter elektrik bagi skala rumah tangga dan individual ( type KE 100L) , Rotary Kiln Manual ( kapasitas 1 m3 dan 3 m3) serta Rotary Kiln Elektrik ( kapasitas 3 m3 dan 6 m3) . Guna mendukung produksi kompos agar makin cepat dan efisien, CVSK telah merekayasa dan mengisolasi aneka mikroba ( probiotik) dan aneka mineral bagi berlangsungnya pengomposan modern, higienis dan cepat mengurai sampah dan limbah. Mikroba pengurai ini adalah aktivator kompos Green Phoskko ( GP-1) dan mineral penggembur ( bulking agent) Green Phoskko ( GP-2) . Penunjang bagi beroperasinya peralatan komposter dan Rotary Kiln diatas, memerlukan bangunan ( tanpa dinding, atapnya bisa dari plastik terpal, daun kirai, plastik gelombang, genteng dan sebagainya) tergantung dana yang tersedia. Lantainya bisa tanah, semen atau paving blok. Kita bisa menyebutnya sebagai ? Rumah Kompos? . Dengan komposter ini, telah memberi manfaat kepada pehobies taman dan pengelola pertamanan dalam membuat kompos dengan memanfaatkan bahan baku berasal dari sampah rumah tangga atau, bagi pengelola kawasan komersial ( kawasa industri, hotel, restoran, mall, foodcourt, kantin) mengelola sampah areanya guna memenuhi kewajiban sebagaimana UU No 18/ 2008. Rotary Kiln juga membantu pengusaha kompos dan pupuk organik granul mendapatkan kompos secara cepat dan murah. Alat komposter dan type Rotary Kiln telah memberi peluang bisnis yang cepat menghasilkan dari mengelola sampah di kawasan komersial ( komplek perumahan, pabrik, pasar, kawasan industri, mall atau lingkungan apartemen) maupun sampah dan limbah di kawasan sosial ( sekolah dan perguruan tinggi, rumah sakit dan tempat peribadatan) . Bahkan, bagi kota- kota yang mengalami masalah dengan Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) Sampah, komposter Biophoskko skala besar dan komersial ( dhi. Rotary Kiln) akan sangat membantu mengurangi sampah secara tuntas sejak sumber atau lokasi penghasil sampah ( keluarga atau rumah tangga, restoran, mall, pasar, kantin pabrik, pasar sayur dan hotel) . Bagi kepentingan pengelolaan skala besar tersedia alat mesin Rotary Klin dengan pilihan kapasitas mengolah sampah 1 m3 ( setara berat 1/ 3 Ton) / 5 hari , 3 m3/ 5 hari setara berat limbah 1 ton sampai 6 m3 ( 2 Ton) / unit mesin/ 5 hari. Alat pengolah sampah berupa Komposter Elektrik ( KE 100L) memiliki keunggulan sendiri dilihat dari kepentingan mengembangkan program 3 R ( Reuse- Reduce dan Recycle) mengingat mesin ini dibuat dari hasil rekayasa ( asembling) spare part mesin cuci seken ( used wash machine) di Batam dengan spare part buatan Bandung. Dengan inovasi ini, limbah elektronik berupa mesin cuci dapat dimanfaatkan kembali ( reuse) guna mengolah sampah dan limbah organik ( recycle) menjadi pupuk cair organik. Teknologi pengomposan ( composting technology) saat ini menjadi sangat penting artinya terutama untuk mengatasi permasalahan sampah dan limbah ( organik) - khususnya di perkotaan, seperti untuk mengatasi masalah sampah di kawasan komersial ( pemukiman, mall, hotel, kawasan industri, pabrik, dll) , masalah sampah dan limbah di kawasan sosial ( sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, dll) serta masalah yang ditimbulkan dari keberadaan limbah organik ( industri makanan dan minuman, serta limbah pertanian, limbah peternakan dan perkebunan) dengan membangun instalasi maupun rumah kompos ( compost house) . Sebagaimana diketahui, sampah dan limbah sekurangnya terdiri dari dua jenis, yaitu organik dan anorganik. Rata-rata persentase bahan organik, di negara berkembang dan masyarakat agraris - seperti kota di Indonesia, mencapai 70 % hingga 80% , sehingga karena itu pengomposan ( composting) merupakan alternatif penanganan sampah yang sesuai bagi umumnya kota di Indonesia. Kompos sangat berpotensi untuk dikembangkan mengingat semakin tingginya jumlah sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan menyebabkan terjadinya polusi bau dan lepasnya gas metana ( CH4) ke udara. Kompos, sebagai hasil dari pengolahan sampah dan limbah organik, bermanfaat besar bagi upaya memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah. Aktivitas mikroba tanah juga diketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit. Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, misal: hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, dan lebih enak. Secara umum keunggulan kompos bagi keadaan Indonesia dengan masih bermasalahnya pengelolaan sampah ( khususnya di perkotaan dan limbah usaha peternakan) , antara lain : 1. Pupuk organik mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Kondisi ini tidak dimiliki oleh pupuk buatan ( anorganik) . 2. Pupuk organik mengandung asam  asam organik, antara lain asam humic, asam fulfic, hormon dan enzym yang tidak terdapat dalam pupuk buatan yang sangat berguna baik bagi tanaman maupun lingkungan dan mikroorganisme. Pupuk organik mengandung makro dan mikro organisme tanah yang mempunyai pengaruh yang sangat baik terhadap perbaikan sifat fisik tanah dan terutama sifat biologis tanah. 3. Memperbaiki dan menjaga struktur tanah. 4. Menjadi penyangga pH tanah. 5. Menjadi penyangga unsur hara anorganik yang diberikan. 6. Membantu menjaga kelembaban tanah 7. Aman dipakai dalam jumlah besar dan berlebih sekalipun 8. Tidak merusak lingkungan. Dengan banyaknya " Rumah Kompos" berkegiatan merobah sampah dan limbah menjadi material pupuk organik, akan merupakan ikhtiar bagi memajukan pertanian organik dan pertanian berkelanjutan, dilain pihak membantu penyelesaian masalah sampah kota. Bandung, Juni 2010 PT CIPTA VISI SINAR KENCANA ( CVSK) , www.kencanaonline.com IR. Sonson Garsoni + 62-81572527115