Hi, Guest!

Perusaan Kami Telah Berpengalaman Membudidayakan :

Update Terakhir
:
22 / 03 / 2019
Min. Pembelian
:
1 Unit
Harga
CALL
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Indonetwork tidak melakukan verifikasi alamat dan dokumen untuk keanggotaan Free Member. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Detail Perusaan Kami Telah Berpengalaman Membudidayakan :

Kerapu adalah salah satu dari jenis ikan laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi baik untuk pasar lokal maupun export. Perkembangan budidaya kerapu di keramba jaring apung (KJA) harus didukung dengan keteraturan suplai benih (gelondongan) dari sisi jumlah dan kwalitas. Adapun permasalahan yang timbul sehingga para pembudidaya KJA mengalami kerugian disebabkan beberapa faktor diantaranya : kwalitas benih, tempat KJA yang kurang tepat dan pemeliharaan. Jadi tiga faktor itu harus saling mendukung. Baiklah saya akan mencoba menjelaskannya satu per satu. Benih Benih yang dipilih sebaiknya adalah benih pertama sampai ketiga (grade A-C) tidak cacat, tidak sakit, bebas virus VNN dan irido (dilengkapi sertifikat dari lembaga terkait) Benih memiliki ukuran 7.5 cm atau lebih dan memiliki berat badan seimbang Benih yang dimasukan kedalam keramba harus dalam keadaan segar (pemulihan setelah perjalanan pengiriman) jika benih tersebut didatangkan dari tempat yang jauh. Lokasi KJA Harus dipilih yang memiliki perairan jernih, kadar salinitas sesui , siklus dan kecepatan arus, terlindung dari ombak secara langsung Pemeliharaan Pemeliharaan terdiri dari pemberian pakan, pencegahan penyakit dan pengobatan Pakan bisa rucah atau pelet disesuaikan dengan jenis benih yang masuk ke KJA, rucah harus dari ikan yang masih segar dan ditambahkan Vitamin yang disesuaikan dengan kebutuhan baik takaran atau jenis vitamin nya. Jadwal pencucian dengan air tawar murni atau yang sudah ditambahkan antibiotik desesuikankan dengan kebutuhan (lihat kondisi ikan) disamping ada jadwal teratur untuk pencegahan. Silahkan mencari referensi dengan tiga hal diatas ke sini
Tampilkan Lebih Banyak

KAWAN ABADI AQUACULTURE

Kerapu adalah salah satu dari jenis ikan laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi baik untuk pasar lokal maupun export. Perkembangan budidaya kerapu di keramba jaring apung (KJA) harus didukung dengan keteraturan suplai benih (gelondongan) dari sisi jumlah dan kwalitas. Adapun permasalahan yang timbul sehingga para pembudidaya KJA mengalami kerugian disebabkan beberapa faktor diantaranya : kwalitas benih, tempat KJA yang kurang tepat dan pemeliharaan. Jadi tiga faktor itu harus saling mendukung. Baiklah saya akan mencoba menjelaskannya satu per satu. Benih Benih yang dipilih sebaiknya adalah benih pertama sampai ketiga (grade A-C) tidak cacat, tidak sakit, bebas virus VNN dan irido (dilengkapi sertifikat dari lembaga terkait) Benih memiliki ukuran 7.5 cm atau lebih dan memiliki berat badan seimbang Benih yang dimasukan kedalam keramba harus dalam keadaan segar (pemulihan setelah perjalanan pengiriman) jika benih tersebut didatangkan dari tempat yang jauh. Lokasi KJA Harus dipilih yang memiliki perairan jernih, kadar salinitas sesui , siklus dan kecepatan arus, terlindung dari ombak secara langsung Pemeliharaan Pemeliharaan terdiri dari pemberian pakan, pencegahan penyakit dan pengobatan Pakan bisa rucah atau pelet disesuaikan dengan jenis benih yang masuk ke KJA, rucah harus dari ikan yang masih segar dan ditambahkan Vitamin yang disesuaikan dengan kebutuhan baik takaran atau jenis vitamin nya. Jadwal pencucian dengan air tawar murni atau yang sudah ditambahkan antibiotik desesuikankan dengan kebutuhan (lihat kondisi ikan) disamping ada jadwal teratur untuk pencegahan. Silahkan mencari referensi dengan tiga hal diatas ke sini
kawan abadi aquaculture
kawan abadi aquaculture

KAWAN ABADI AQUACULTURE

Gondol, Singaraja
Indonesia 81155
Singaraja
20 / 04 / 2010
BEST DEAL

Detail Perusaan Kami Telah Berpengalaman Membudidayakan :

Kerapu adalah salah satu dari jenis ikan laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi baik untuk pasar lokal maupun export. Perkembangan budidaya kerapu di keramba jaring apung (KJA) harus didukung dengan keteraturan suplai benih (gelondongan) dari sisi jumlah dan kwalitas. Adapun permasalahan yang timbul sehingga para pembudidaya KJA mengalami kerugian disebabkan beberapa faktor diantaranya : kwalitas benih, tempat KJA yang kurang tepat dan pemeliharaan. Jadi tiga faktor itu harus saling mendukung. Baiklah saya akan mencoba menjelaskannya satu per satu. Benih Benih yang dipilih sebaiknya adalah benih pertama sampai ketiga (grade A-C) tidak cacat, tidak sakit, bebas virus VNN dan irido (dilengkapi sertifikat dari lembaga terkait) Benih memiliki ukuran 7.5 cm atau lebih dan memiliki berat badan seimbang Benih yang dimasukan kedalam keramba harus dalam keadaan segar (pemulihan setelah perjalanan pengiriman) jika benih tersebut didatangkan dari tempat yang jauh. Lokasi KJA Harus dipilih yang memiliki perairan jernih, kadar salinitas sesui , siklus dan kecepatan arus, terlindung dari ombak secara langsung Pemeliharaan Pemeliharaan terdiri dari pemberian pakan, pencegahan penyakit dan pengobatan Pakan bisa rucah atau pelet disesuaikan dengan jenis benih yang masuk ke KJA, rucah harus dari ikan yang masih segar dan ditambahkan Vitamin yang disesuaikan dengan kebutuhan baik takaran atau jenis vitamin nya. Jadwal pencucian dengan air tawar murni atau yang sudah ditambahkan antibiotik desesuikankan dengan kebutuhan (lihat kondisi ikan) disamping ada jadwal teratur untuk pencegahan. Silahkan mencari referensi dengan tiga hal diatas ke sini
Tampilkan Lebih Banyak

KAWAN ABADI AQUACULTURE

Kerapu adalah salah satu dari jenis ikan laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi baik untuk pasar lokal maupun export. Perkembangan budidaya kerapu di keramba jaring apung (KJA) harus didukung dengan keteraturan suplai benih (gelondongan) dari sisi jumlah dan kwalitas. Adapun permasalahan yang timbul sehingga para pembudidaya KJA mengalami kerugian disebabkan beberapa faktor diantaranya : kwalitas benih, tempat KJA yang kurang tepat dan pemeliharaan. Jadi tiga faktor itu harus saling mendukung. Baiklah saya akan mencoba menjelaskannya satu per satu. Benih Benih yang dipilih sebaiknya adalah benih pertama sampai ketiga (grade A-C) tidak cacat, tidak sakit, bebas virus VNN dan irido (dilengkapi sertifikat dari lembaga terkait) Benih memiliki ukuran 7.5 cm atau lebih dan memiliki berat badan seimbang Benih yang dimasukan kedalam keramba harus dalam keadaan segar (pemulihan setelah perjalanan pengiriman) jika benih tersebut didatangkan dari tempat yang jauh. Lokasi KJA Harus dipilih yang memiliki perairan jernih, kadar salinitas sesui , siklus dan kecepatan arus, terlindung dari ombak secara langsung Pemeliharaan Pemeliharaan terdiri dari pemberian pakan, pencegahan penyakit dan pengobatan Pakan bisa rucah atau pelet disesuaikan dengan jenis benih yang masuk ke KJA, rucah harus dari ikan yang masih segar dan ditambahkan Vitamin yang disesuaikan dengan kebutuhan baik takaran atau jenis vitamin nya. Jadwal pencucian dengan air tawar murni atau yang sudah ditambahkan antibiotik desesuikankan dengan kebutuhan (lihat kondisi ikan) disamping ada jadwal teratur untuk pencegahan. Silahkan mencari referensi dengan tiga hal diatas ke sini