Mesin potong kertas

Update Terakhir
18 / 12 / 2019
Minimum Pembelian
1
Dilihat Sebanyak
195 Kali

Harga
CALL

Bagikan

Perhatian!

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Hindari melakukan pembayaran sebelum bertemu penjual atau melihat barang secara langsung. COD (Cash On Delivery) atau bertemu langsung dengan penjual merupakan metode transaksi aman yang kami sarankan.

Spesifikasi Mesin potong kertas

POLAR mesin pemotong kertas ( Mesin Potong Kertas POLAR) , mesin diprogram dengan model semua-bulat dengan 15' ' warna-display untuk semua pekerjaan pemotongan standar dengan otomatisasi pemrograman grafis untuk alur kerja otomatis luas. SEKARANG tersedia untuk bisnis percetakan Indonesia perlu diimpor langsung dari produsen Eropa. [ More ...] Deskripsi mesin High-Speed Cutter POLAR 115 X terutama digunakan di kelas format cetak 70 100 cm | 40' ' masuk. Format sampai 1.150 mm diagonal | 45, 28 masuk dapat dengan mudah ditangani dan berbalik dalam pemotong berkecepatan tinggi. Pemotongan bahan dengan format yang lebih besar hanya dapat diaktifkan di meja depan. Pemotong kecepatan tinggi memiliki fitur luas dalam peralatan standar sudah yang dapat meningkatkan produktivitas hingga 20% . Pemotong kecepatan tinggi dapat ditingkatkan dengan peralatan eripheral ( lift, pelari, buffer, Grippers transportasi, bongkar muat system) ke sistem pemotongan.
Tampilkan Lebih Banyak

Afdhol Grafika

Afdhol Grafika adalah sebuah perusahaan yang melayani jual beli mesin-mesin percetakan second. Selain itu, kami juga melayani pembuatan cetak kemasan kue, kalender, banneer, sticker, neon box, dll. Usaha milik Bapak Achmad Fadholi ini dirintis sekitar pada tahun 2006. Afdhol Grafika melayani jual beli mesin percetakan mulai dari mesin offset seperti HEIDELBERG SORM, HEIDELBERG SORD, OLIVER, RYOBI, mesin potong DQ 201, QZ 204, mesin plong DEAGLE, dan masih banyak lagi jenis yang lainnya.
Tampilkan Lebih Banyak

Afdhol Grafika

Free
Jl.Basuki Rahmad Gg.VI No.72, Rangge, Lamongan - Lamongan, Jawa Timur, Indonesia -62251
Login Terakhir 30 / 09 / 2013