Hi, Guest!

Kompresor K1 HP [ Biogas]

Update Terakhir
:
14 / 12 / 2013
Min. Pembelian
:
1
Harga
Hubungi Kami
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Indonetwork tidak melakukan verifikasi alamat dan dokumen untuk keanggotaan Free Member. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Detail Kompresor K1 HP [ Biogas]

Kompresor ( modifikasi) berbahan bakar biometan ( biogas murni) ini terutama disajikan guna mendukung berkembangnya bengkel teknik mekanisasi di wilayah ( perdesaan, daerah terpencil dari jangkauan listrik PLN, pulau dan kepulauan serta wilayah lainnya yang memiliki kesulitan akses kepada sumber energi guna menjalankan engine, perkakas dan alat peralatan bengkel) . Sebagaimana diketahui, peralatan bengkel ( mesin las, kompresor bagi peralatan air tools) sangat bergantung kepada keberadaan energi ( BBM maupun listrik PLN) sehingga, hampir sulit membuka bengkel di wilayah tanpa keberadaan PLN maupun BBM.
Spesifikasi kompresor belt engine ( K1HP) berbahan biometan ( biogas) : tipe 1 HP- penggerak Honda Gx 160 5.5 HP, berat kirim 85 kg, otomatis/ unloader ( membuang udara lebih, tidak memadamkan mesin) , jumlah silinder 45 mm 2 buah, kapasitas aliran udara 140 liter/ menit, kapasitas tekanan 8 bar, dengan dimensi ( 1000 x 440 x 780) mm.
Kompresor berbahan bakar biogas, selain dapat digunakan menjalankan pengisian gas kedalam tabung bertekanan juga sekaligus dapat difungsikan bagi pekerjaan pengecatan serta memberi udara ( presure) bagi berjalannya semua alat perkakas perbengkelan ( air / pneumatic tools) seperti seperti gerinda ( air grinders) , bor ( air drills) , air impack, pompa, pengecatan, air staplers, stang rivet ( rivet presenters) dan alat bengkel menggunakan tekanan udara seperti gerinda/ cutting weld, bor ( air drills) , air stapler, nailers, air screwdriver, air impact wrench, air micro grinder, dan sejenisnya.

Pemasangan Kompresor
1. Jika Kompresor ditempatkan dekat dinding, dianjurkan jarak minimum 30 cm dari dinding tersebut untuk memberikan pendinginan yang cukup
2. Peliharalah agar roda kipas selalu bersih.
3. Tali kipas harus dalam keadaan ketegangan yang tepat.
4. Tali kipas harus sejajar dengan pulley penggerak
5. Minyak pelumas dipilih berdasarkan perubahan temperature dan kondisi kerja. SAE 30 untuk kondisi kerja normal, sementara SAE 4040 untuk kondisi kerja yang bervariasi atau keadaan dimana perubahan temperature lebih dari 350C ( Untuk Jenis Oil dari “ SWAN” Air Compressor disarankan memakai jenis SCO – ISO 68)
6. Gantikan minyak pelumas untuk 50 jam awal dan setelah itu setiap interval 1000 jam kerja
7. Perhatikanlah minyak pelumas harus dalam batas garis yang diinjinkan

Cara Kerja
1. Kabel- kabel harus dibungkus dan dilindungi dengan baik. Aliran listrik harus disalurkan melalui sekring menurut aturan listrik.
2. Pastikan arah putaran kompresor berlawanan arah putaran jarum jam dilihat dari sisi roda kippas seperti yang ditunjukan oleh arah panah pada pelindung tali kipas.
3. Hidupkan motor dalam keadaan tanpa beban. ( tariff keatas ring handle dari katup unloader atau on/ off switch dari pressure switch)
4. Tegangan, amper, pressure switch dan unloading system harus bekerja dengan baik ketika kompresor dihidupkan.
5. Demi kesalamatan anda, jangan menyentuh bagian yang panas dan berputar seperti roda kipas ketika kompresor dioperasikan.
6. Pressure switch ( atau katup unloader) dan katup pengaman pada kompresor “ SWAN” dirancang dalam bentuk jadi. Penyetelan tambahan tidak diperlukan lagi.

Perawatan Rutin
1. Keringkan tabung udara tiap minggu ( Lepaskan tekanan udara sampai dibawah 1 Kg/ Cm2 G) .
2. Periksa petunjuk minyak pelumas pada garis petunjuk yang diijinkan.
3. Pastikan pressure switch ( Atau katup unloader) dan katup pengaman berfungsi dengan baik.
4. Bersihkan kotoran dari saringan udara dan permukaan kompresor untuk mendapatkan pendinginan yang baik.

Perawatan Berkala
1. Bersihkan kotoran-kotoran dari saringan udara atau ganti saringan udara jika diperlukan.
2. Ganti minyak pelumas untuk pengoperasian mesin pada 50 jam pertama dan setelah itu setiap 1000 jam kerja.
3. Periksa ketegangan tali kipas setiap 6 bulan.
4. Periksa semua mur ( Baut) dan pastikan dalam keadaan kencang.
Tampilkan Lebih Banyak

Jl Desa Langonsari Karikil, Kec Pameungpeuk Bandung Selatan, Pameungpeuk KM 13, Bandung West Java
Indonesia 40376
Bandung West Java
01 / 04 / 2016

Detail Kompresor K1 HP [ Biogas]

Kompresor ( modifikasi) berbahan bakar biometan ( biogas murni) ini terutama disajikan guna mendukung berkembangnya bengkel teknik mekanisasi di wilayah ( perdesaan, daerah terpencil dari jangkauan listrik PLN, pulau dan kepulauan serta wilayah lainnya yang memiliki kesulitan akses kepada sumber energi guna menjalankan engine, perkakas dan alat peralatan bengkel) . Sebagaimana diketahui, peralatan bengkel ( mesin las, kompresor bagi peralatan air tools) sangat bergantung kepada keberadaan energi ( BBM maupun listrik PLN) sehingga, hampir sulit membuka bengkel di wilayah tanpa keberadaan PLN maupun BBM.
Spesifikasi kompresor belt engine ( K1HP) berbahan biometan ( biogas) : tipe 1 HP- penggerak Honda Gx 160 5.5 HP, berat kirim 85 kg, otomatis/ unloader ( membuang udara lebih, tidak memadamkan mesin) , jumlah silinder 45 mm 2 buah, kapasitas aliran udara 140 liter/ menit, kapasitas tekanan 8 bar, dengan dimensi ( 1000 x 440 x 780) mm.
Kompresor berbahan bakar biogas, selain dapat digunakan menjalankan pengisian gas kedalam tabung bertekanan juga sekaligus dapat difungsikan bagi pekerjaan pengecatan serta memberi udara ( presure) bagi berjalannya semua alat perkakas perbengkelan ( air / pneumatic tools) seperti seperti gerinda ( air grinders) , bor ( air drills) , air impack, pompa, pengecatan, air staplers, stang rivet ( rivet presenters) dan alat bengkel menggunakan tekanan udara seperti gerinda/ cutting weld, bor ( air drills) , air stapler, nailers, air screwdriver, air impact wrench, air micro grinder, dan sejenisnya.

Pemasangan Kompresor
1. Jika Kompresor ditempatkan dekat dinding, dianjurkan jarak minimum 30 cm dari dinding tersebut untuk memberikan pendinginan yang cukup
2. Peliharalah agar roda kipas selalu bersih.
3. Tali kipas harus dalam keadaan ketegangan yang tepat.
4. Tali kipas harus sejajar dengan pulley penggerak
5. Minyak pelumas dipilih berdasarkan perubahan temperature dan kondisi kerja. SAE 30 untuk kondisi kerja normal, sementara SAE 4040 untuk kondisi kerja yang bervariasi atau keadaan dimana perubahan temperature lebih dari 350C ( Untuk Jenis Oil dari “ SWAN” Air Compressor disarankan memakai jenis SCO – ISO 68)
6. Gantikan minyak pelumas untuk 50 jam awal dan setelah itu setiap interval 1000 jam kerja
7. Perhatikanlah minyak pelumas harus dalam batas garis yang diinjinkan

Cara Kerja
1. Kabel- kabel harus dibungkus dan dilindungi dengan baik. Aliran listrik harus disalurkan melalui sekring menurut aturan listrik.
2. Pastikan arah putaran kompresor berlawanan arah putaran jarum jam dilihat dari sisi roda kippas seperti yang ditunjukan oleh arah panah pada pelindung tali kipas.
3. Hidupkan motor dalam keadaan tanpa beban. ( tariff keatas ring handle dari katup unloader atau on/ off switch dari pressure switch)
4. Tegangan, amper, pressure switch dan unloading system harus bekerja dengan baik ketika kompresor dihidupkan.
5. Demi kesalamatan anda, jangan menyentuh bagian yang panas dan berputar seperti roda kipas ketika kompresor dioperasikan.
6. Pressure switch ( atau katup unloader) dan katup pengaman pada kompresor “ SWAN” dirancang dalam bentuk jadi. Penyetelan tambahan tidak diperlukan lagi.

Perawatan Rutin
1. Keringkan tabung udara tiap minggu ( Lepaskan tekanan udara sampai dibawah 1 Kg/ Cm2 G) .
2. Periksa petunjuk minyak pelumas pada garis petunjuk yang diijinkan.
3. Pastikan pressure switch ( Atau katup unloader) dan katup pengaman berfungsi dengan baik.
4. Bersihkan kotoran dari saringan udara dan permukaan kompresor untuk mendapatkan pendinginan yang baik.

Perawatan Berkala
1. Bersihkan kotoran-kotoran dari saringan udara atau ganti saringan udara jika diperlukan.
2. Ganti minyak pelumas untuk pengoperasian mesin pada 50 jam pertama dan setelah itu setiap 1000 jam kerja.
3. Periksa ketegangan tali kipas setiap 6 bulan.
4. Periksa semua mur ( Baut) dan pastikan dalam keadaan kencang.
Tampilkan Lebih Banyak