Back to Top

Hi, Guest!

Copra Tangerang

Update Terakhir
:
01 / 12 / 2019
Min. Pembelian
:
1 Buah
Dilihat Sebanyak
:
70 kali
Harga
CALL
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Detail Jual Copra Tangerang

Kopra adalah daging buah kelapa yang dikeringkan. Kopra merupakan salah satu produk turunan kelapa yang sangat penting, karena merupakan bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Untuk membuat kopra yang baik diperlukan kelapa yang telah berumur sekitar 300 hari dan memiliki berat sekitar 3-4 kg.
Tampilkan Lebih Banyak

PT.Trijaya Mineral Internusa

Kami perusahan PT.Trijaya Mineral Internusa, bergerak dalam bidang industri pengolahan buah kelapa.Saat in kami sedang memproduksi produk briket arang shisha yang tiap bulannya bisa mencapai 100 ton. Kami benar -benar memperhatikan detail proses produksi,yang diharapkan nantinya bisa menghasilkan produk shisha yang sangat di banggakan oleh konsumen. Adapun spesifikasi produk kami adalah sebagai berikut :

kadar air:  4,4 %,

   karbon   :  83 %,

   kalori     :  7200 kkal,

   abu        :  2,2 %,

   Harga Eksopr US $1250 per ton.
   Kami berharap bisa menjadi mitra kerja anda dalam jangka panjang,dan segera memberikan order anda jika anda serius dengan produk kami.

Hormat kami,


     John Limba
    direktur

























Our company PT.Trijaya Mineral Internusa, is engaged in the coconut
processing industry.
At present we are producing shisha charcoal briquettes products
that each month can reach 100 tons.
We really pay attention to detail of production process,
which hopefully will be able to produce shisha product
which is very proud by consumer.
The specifications of our products are as follows:
Air content: 4.4%,
Carbon: 83%,

Calories: 7200 kcal,
Ash: 2.2%, Export Price US $ 1250 per ton. We hope to be your partner in the long term,
and immediately give your order if you are serious with our product. Best regards John Limba director
pt.trijaya mineral internusa
pt.trijaya mineral internusa

PT.Trijaya Mineral Internusa

Jalan Padat Karya no 78, desa Curug Kulon, Tangerang, Tangerang
Indonesia 12345
Tangerang
11 / 01 / 2019
BEST DEAL

Detail Jual Copra Tangerang

Kopra adalah daging buah kelapa yang dikeringkan. Kopra merupakan salah satu produk turunan kelapa yang sangat penting, karena merupakan bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Untuk membuat kopra yang baik diperlukan kelapa yang telah berumur sekitar 300 hari dan memiliki berat sekitar 3-4 kg.
Tampilkan Lebih Banyak

PT.Trijaya Mineral Internusa

Kami perusahan PT.Trijaya Mineral Internusa, bergerak dalam bidang industri pengolahan buah kelapa.Saat in kami sedang memproduksi produk briket arang shisha yang tiap bulannya bisa mencapai 100 ton. Kami benar -benar memperhatikan detail proses produksi,yang diharapkan nantinya bisa menghasilkan produk shisha yang sangat di banggakan oleh konsumen. Adapun spesifikasi produk kami adalah sebagai berikut :

kadar air:  4,4 %,

   karbon   :  83 %,

   kalori     :  7200 kkal,

   abu        :  2,2 %,

   Harga Eksopr US $1250 per ton.
   Kami berharap bisa menjadi mitra kerja anda dalam jangka panjang,dan segera memberikan order anda jika anda serius dengan produk kami.

Hormat kami,


     John Limba
    direktur

























Our company PT.Trijaya Mineral Internusa, is engaged in the coconut
processing industry.
At present we are producing shisha charcoal briquettes products
that each month can reach 100 tons.
We really pay attention to detail of production process,
which hopefully will be able to produce shisha product
which is very proud by consumer.
The specifications of our products are as follows:
Air content: 4.4%,
Carbon: 83%,

Calories: 7200 kcal,
Ash: 2.2%, Export Price US $ 1250 per ton. We hope to be your partner in the long term,
and immediately give your order if you are serious with our product. Best regards John Limba director