Back to Top

Hi, Guest!

BIOFARM LK

Update Terakhir
:
01 / 12 / 2019
Min. Pembelian
:
1 Unit
Dilihat Sebanyak
:
27 kali
Harga
CALL
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Detail BIOFARM LK

BIOFARM LK adalah bio organik cair yang mengandung mikroorganisme tanah setempat ( indigenous) sebagai dekomposer ( pengurai) dan penyedia nutrisi dari alam yang mengandung nutrisi organik diformulasi dengan teknologi anaerob fermentation, sangat bermanfaat bagi tanaman. BIOFARM LK mengandung unsur hara mikro yang dapat memacu mikroorganisme tanah dengan komposisi lengkap dan seimbang. Sekaligus memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan kesuburan unsur biologi, fisika, dan kimia tanah. BIOFARM LK merangsang pertumbuhan dan kualitas kinerja akar tanaman secara sempurna sehingga tanaman dapat menyerap unsur hara ( makro/ mikro) secara lebih efektif. Sehingga dapat menghemat penggunaan pupuk anorganik/ kimia hingga 30-50% BIOFARM LK berfungsi sebagai agen pengendali biologis yang menekan populasi pertumbuhan bakteri dan jamur yang mengganggu tanaman. Sekaligus meningkatkan imunitas/ daya tahan tubuh tanaman. BIOFARM LK berfungsi sebagai pupuk organik, pembenah tanah, suplemen pakan untuk hewan ternak dan perikanan. Nutrisi yang terkandung didalamnya dapat menyehatkan, melancarkan pencernaan, menambah nafsu makan dan meningkatkan daya tahan hewan ternak terhadap penyakit. Sehingga multiguna untuk segala jenis agrobisnis ( pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan) meliputi tanaman pangan, holtikultura, palawija, buah-buahan, perkebunan industri, tanaman hias, peternakan hewan, unggas dan perikanan. Informasi selengkapnya kunjungi situs kami di; www.biofarm-lk.blogspot.com
Tampilkan Lebih Banyak

cv. lumbung kencana

Rahasia Petani Sukses PUPUK KEBUTUHAN VITAL TANAMAN I. Pentingnya pemupukan Selain air, pupuk merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi tanaman, sangat penting untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup tanaman, di dalam pupuk terkandung berbagai jenis unsur hara yang sangat penting bagi tanaman. Pada zaman dahulu pupuk memang belum begitu dibutuhkan oleh tanaman karena tanah dilapisi top soil, masih kaya akan unsur hara. Seiring berjalannya waktu, unsur hara yang ada di dalam tanah menjadi semakin tipis akibat diserap oleh tanaman dan juga oleh karena terbawa air hujan. Disamping itu, dengan semakin terbatasnya lahan pertanian, banyak usaha pertanian yang terpaksa dilakukan diatas tanah yang kurang subur. Kini bahkan tanaman juga diusahakan di dalam pot dengan menggunakan tanah atau media tanam yang kandungan tanah atau media tanam yang kandungan unsur haranya kurang mencukupi. Untuk meningkatkan kandungan unsur hara itulah pupuk dibutuhkan. Seberapa banyak pupuk yang diperlukan bergantung pada kondisi tanah. Diantaranya; ~ Kesuburan tanah itu sendiri. Tidak adanya kendala fisik dan kimia untuk pertumbuhan tanaman ( keasaman, salinitas, kondisi tergenang, pemadatan, dan akumulasi senyawa beracun) , serta tidak adanya kendala biologi untuk pertumbuhan tanaman ( penyakit akar) semuanya mencerminkan tanah yang sehat. ~ Tinggi rendahnya kadar bahan organik dalam tanah Tingkat aktivitas biologi tanah tidak hanya dipengaruhi oleh jenis tanah, tetapi juga dipengaruhi oleh tindakan pengelolaan yang terapkan, terutama pengelolaan bahan organik yang dapat mempertahankan keberlangsungan hidup mikroorganisme tanah. ~ Kemasaman ( pH) tanah Nilai pH berkisar dari 0-14 dengan pH 7 yang disebut netral. Walaupun demikian pH tanah umumnya berkisar 3-9. Di Indonesia umumnya tanah bersifat asam dengan pH 4, 0-5, 5 sehingga tanah dengan pH 6, 0-6, 5 sering dikatakan netral. Tingkat keasaman ( pH) tanah penting karena mikroorganisme tanah dan tanaman sangat responsif terhadap sifat kimia di lingkungannya. Sebagian besar tanaman dan mikroorganisme tanah menyukai pH netral berkisar 6-7 karena ketersediaan unsur hara cukup tinggi pada nilai pH ini. ~ Kelembaban tanah Kelembaban tanah sangat terkait dengan temperatur tanah. Temperatur tanah mempengaruhi kecepatan proses biologi, fisika dan kimia tanah. Air memiliki panas spesifik yang tinggi, jika air ditambahkan dalam tanah maka panas spesifik air dan kerapatan tanah berkombinasi menghasilkan perubahan temperatur tanah. ~ Perkembangan jasad hidup ( mikroorganisme) tanah Di dalam tanah, masing-masing mikroorganisme memainkan peran penting dalam ekosistem. Mikroorganisme tanah melakukan pelapukan bahan organik yang memberi kontribusi besar pada kesehatan tanah. PUPUK KEBUTUHAN VITAL TANAMAN ( Pupuk yang Diperlukan) Para petani tradisional pada awalnya hanya menggunakan pupuk organik, seperti pupuk hijau, kompos, dan pupuk kandang. Namun dengan semakin meluasnya areal pertanian, pupuk organik mulai ditinggalkan dan beralih ke pupuk anorganik/ kimia seperti UREA, ZA, TSP, KCL dan lain sebagainya. Pupuk kimia memiliki beberapa kelebihan dibanding pupuk organik, diantaranya mampu memberikan efek yang lebih cepat dan memiliki bentuk fisik yang relatif lebih praktis dan menarik. Karena lebih mudah mendapatkannya, petani pun beramai ramai menggunakannya. Namun seiring berjalannya waktu kemudia disadari bahwa penggunaan pupuk kimia secara terus menerus dapt merusak tanah. Sebenarnya, persoalan ini juga dikarenakan pengetahuan petani akan pupuk masih sedikit. Pupuk kimia tanaman seperti yang beredar dipasaran saat ini bukanlah pupuk yang baik jika penggunaannya berlebihan, karena di dalam pupuk yang ada itu juga terdapat bahan campuran lain yang bukan pupuk, yang justru dapat merusak struktur dan tekstur tanah, sekaligus juga mampu merusak ekologi ( ekosistem organisme tanah) . Misalnya pupuk Nitrogen yang dipasaran itu hanya mengandung nitrogen 46% saja, sedangkan 54% nya adalah bahan pengikat nitrogen yang sifatnya bisa merusak tanah, demikian juga pupuk kimia yang lain. Pupuk anorganik/ kimia sebenarnya hanya mengandung satu unsur hara makro saja yakni unsur hara yang banyak dibutuhkan oleh tanaman. Jika pemberiannya hanya satu unsur hara saja, akan lebih merusak tanah. Contohnya, bila pupuk yang diberikan hanya yang mengandung nitrogen saja, maka tanah yang bersangkutan akan terus menerus menuntut peningkatan pemberian pupuk tersebut setiap tahun. Jika tidak, maka hasilnya akan lebih jelek. Jika nanti sudah mencapai puncaknya, maka tanah akan menjadi keras dan kering. Kebutuhan pupuk itu tidak hanya unsur makro ( N, P, K) saja, tetapi tanah dan tanaman juga membutuhkan unsur hara mikro, seperti Zn ( seng) , Cu ( tembaga) , Mn ( Mangan) , Co, Bo ( Boron) , Mo ( Molibdenum) , Fe ( Besi) . Membutuhkan juga unsur mikro essensial seperti Ca ( Kalsium) , Mg ( Magnesium) , Belerang. Hormon pengatur tumbuh seperti Zeatin/ Sitokinin dan Gibberelin. Asam amino seperti Aspartat, Leusine, Threonine, Thyrosin, Serine, Phenylalamine, Glutamine, Glysine, Arginine, Alanine, Proline, Valine, Tryptophan, Methionine, Cystine, Isoleusine, Cyslein. Asam organik, enzim dan vitamin serta Benefical microbe ( mikroba yang bermanfaat) . Kesemuanya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Secara alami, setiap tanaman itu mengandung unsur makro dan mikro tersebut di dalam tubuhnya, oleh karena itu pertumbuhannya membutuhkan zat-zat tersebut. Jika kita hanya memupuk dengan unsur makro saja, hasil tidak akan sempurna. Karena itulah cv. lumbung kencana mendedikasikan diri pada pertanian organik, sebagai formulator dan produsen pupuk bio organik cair BIOFARM LK.

cv. lumbung kencana

Jalan Karimun Jawa PERUMDAM 3 Blok i Nomor 6 Sukarame, Bandar Lampung
Indonesia
Bandar Lampung
30 / 12 / 2011
BEST DEAL

Detail BIOFARM LK

BIOFARM LK adalah bio organik cair yang mengandung mikroorganisme tanah setempat ( indigenous) sebagai dekomposer ( pengurai) dan penyedia nutrisi dari alam yang mengandung nutrisi organik diformulasi dengan teknologi anaerob fermentation, sangat bermanfaat bagi tanaman. BIOFARM LK mengandung unsur hara mikro yang dapat memacu mikroorganisme tanah dengan komposisi lengkap dan seimbang. Sekaligus memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan kesuburan unsur biologi, fisika, dan kimia tanah. BIOFARM LK merangsang pertumbuhan dan kualitas kinerja akar tanaman secara sempurna sehingga tanaman dapat menyerap unsur hara ( makro/ mikro) secara lebih efektif. Sehingga dapat menghemat penggunaan pupuk anorganik/ kimia hingga 30-50% BIOFARM LK berfungsi sebagai agen pengendali biologis yang menekan populasi pertumbuhan bakteri dan jamur yang mengganggu tanaman. Sekaligus meningkatkan imunitas/ daya tahan tubuh tanaman. BIOFARM LK berfungsi sebagai pupuk organik, pembenah tanah, suplemen pakan untuk hewan ternak dan perikanan. Nutrisi yang terkandung didalamnya dapat menyehatkan, melancarkan pencernaan, menambah nafsu makan dan meningkatkan daya tahan hewan ternak terhadap penyakit. Sehingga multiguna untuk segala jenis agrobisnis ( pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan) meliputi tanaman pangan, holtikultura, palawija, buah-buahan, perkebunan industri, tanaman hias, peternakan hewan, unggas dan perikanan. Informasi selengkapnya kunjungi situs kami di; www.biofarm-lk.blogspot.com
Tampilkan Lebih Banyak

cv. lumbung kencana

Rahasia Petani Sukses PUPUK KEBUTUHAN VITAL TANAMAN I. Pentingnya pemupukan Selain air, pupuk merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi tanaman, sangat penting untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup tanaman, di dalam pupuk terkandung berbagai jenis unsur hara yang sangat penting bagi tanaman. Pada zaman dahulu pupuk memang belum begitu dibutuhkan oleh tanaman karena tanah dilapisi top soil, masih kaya akan unsur hara. Seiring berjalannya waktu, unsur hara yang ada di dalam tanah menjadi semakin tipis akibat diserap oleh tanaman dan juga oleh karena terbawa air hujan. Disamping itu, dengan semakin terbatasnya lahan pertanian, banyak usaha pertanian yang terpaksa dilakukan diatas tanah yang kurang subur. Kini bahkan tanaman juga diusahakan di dalam pot dengan menggunakan tanah atau media tanam yang kandungan tanah atau media tanam yang kandungan unsur haranya kurang mencukupi. Untuk meningkatkan kandungan unsur hara itulah pupuk dibutuhkan. Seberapa banyak pupuk yang diperlukan bergantung pada kondisi tanah. Diantaranya; ~ Kesuburan tanah itu sendiri. Tidak adanya kendala fisik dan kimia untuk pertumbuhan tanaman ( keasaman, salinitas, kondisi tergenang, pemadatan, dan akumulasi senyawa beracun) , serta tidak adanya kendala biologi untuk pertumbuhan tanaman ( penyakit akar) semuanya mencerminkan tanah yang sehat. ~ Tinggi rendahnya kadar bahan organik dalam tanah Tingkat aktivitas biologi tanah tidak hanya dipengaruhi oleh jenis tanah, tetapi juga dipengaruhi oleh tindakan pengelolaan yang terapkan, terutama pengelolaan bahan organik yang dapat mempertahankan keberlangsungan hidup mikroorganisme tanah. ~ Kemasaman ( pH) tanah Nilai pH berkisar dari 0-14 dengan pH 7 yang disebut netral. Walaupun demikian pH tanah umumnya berkisar 3-9. Di Indonesia umumnya tanah bersifat asam dengan pH 4, 0-5, 5 sehingga tanah dengan pH 6, 0-6, 5 sering dikatakan netral. Tingkat keasaman ( pH) tanah penting karena mikroorganisme tanah dan tanaman sangat responsif terhadap sifat kimia di lingkungannya. Sebagian besar tanaman dan mikroorganisme tanah menyukai pH netral berkisar 6-7 karena ketersediaan unsur hara cukup tinggi pada nilai pH ini. ~ Kelembaban tanah Kelembaban tanah sangat terkait dengan temperatur tanah. Temperatur tanah mempengaruhi kecepatan proses biologi, fisika dan kimia tanah. Air memiliki panas spesifik yang tinggi, jika air ditambahkan dalam tanah maka panas spesifik air dan kerapatan tanah berkombinasi menghasilkan perubahan temperatur tanah. ~ Perkembangan jasad hidup ( mikroorganisme) tanah Di dalam tanah, masing-masing mikroorganisme memainkan peran penting dalam ekosistem. Mikroorganisme tanah melakukan pelapukan bahan organik yang memberi kontribusi besar pada kesehatan tanah. PUPUK KEBUTUHAN VITAL TANAMAN ( Pupuk yang Diperlukan) Para petani tradisional pada awalnya hanya menggunakan pupuk organik, seperti pupuk hijau, kompos, dan pupuk kandang. Namun dengan semakin meluasnya areal pertanian, pupuk organik mulai ditinggalkan dan beralih ke pupuk anorganik/ kimia seperti UREA, ZA, TSP, KCL dan lain sebagainya. Pupuk kimia memiliki beberapa kelebihan dibanding pupuk organik, diantaranya mampu memberikan efek yang lebih cepat dan memiliki bentuk fisik yang relatif lebih praktis dan menarik. Karena lebih mudah mendapatkannya, petani pun beramai ramai menggunakannya. Namun seiring berjalannya waktu kemudia disadari bahwa penggunaan pupuk kimia secara terus menerus dapt merusak tanah. Sebenarnya, persoalan ini juga dikarenakan pengetahuan petani akan pupuk masih sedikit. Pupuk kimia tanaman seperti yang beredar dipasaran saat ini bukanlah pupuk yang baik jika penggunaannya berlebihan, karena di dalam pupuk yang ada itu juga terdapat bahan campuran lain yang bukan pupuk, yang justru dapat merusak struktur dan tekstur tanah, sekaligus juga mampu merusak ekologi ( ekosistem organisme tanah) . Misalnya pupuk Nitrogen yang dipasaran itu hanya mengandung nitrogen 46% saja, sedangkan 54% nya adalah bahan pengikat nitrogen yang sifatnya bisa merusak tanah, demikian juga pupuk kimia yang lain. Pupuk anorganik/ kimia sebenarnya hanya mengandung satu unsur hara makro saja yakni unsur hara yang banyak dibutuhkan oleh tanaman. Jika pemberiannya hanya satu unsur hara saja, akan lebih merusak tanah. Contohnya, bila pupuk yang diberikan hanya yang mengandung nitrogen saja, maka tanah yang bersangkutan akan terus menerus menuntut peningkatan pemberian pupuk tersebut setiap tahun. Jika tidak, maka hasilnya akan lebih jelek. Jika nanti sudah mencapai puncaknya, maka tanah akan menjadi keras dan kering. Kebutuhan pupuk itu tidak hanya unsur makro ( N, P, K) saja, tetapi tanah dan tanaman juga membutuhkan unsur hara mikro, seperti Zn ( seng) , Cu ( tembaga) , Mn ( Mangan) , Co, Bo ( Boron) , Mo ( Molibdenum) , Fe ( Besi) . Membutuhkan juga unsur mikro essensial seperti Ca ( Kalsium) , Mg ( Magnesium) , Belerang. Hormon pengatur tumbuh seperti Zeatin/ Sitokinin dan Gibberelin. Asam amino seperti Aspartat, Leusine, Threonine, Thyrosin, Serine, Phenylalamine, Glutamine, Glysine, Arginine, Alanine, Proline, Valine, Tryptophan, Methionine, Cystine, Isoleusine, Cyslein. Asam organik, enzim dan vitamin serta Benefical microbe ( mikroba yang bermanfaat) . Kesemuanya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Secara alami, setiap tanaman itu mengandung unsur makro dan mikro tersebut di dalam tubuhnya, oleh karena itu pertumbuhannya membutuhkan zat-zat tersebut. Jika kita hanya memupuk dengan unsur makro saja, hasil tidak akan sempurna. Karena itulah cv. lumbung kencana mendedikasikan diri pada pertanian organik, sebagai formulator dan produsen pupuk bio organik cair BIOFARM LK.