Hi, Guest!

Bibit

Update Terakhir
:
22 / 03 / 2019
Min. Pembelian
:
1 Unit
Harga
CALL
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Indonetwork tidak melakukan verifikasi alamat dan dokumen untuk keanggotaan Free Member. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Detail Bibit

KAMI MENJUAL BERMACAN BIBIT TUMBUHAN DENGAN HARGA TERJANGKAU
Tampilkan Lebih Banyak

PT.GUNUNG HIJAU NUSANTARA

KAMI MENJUAL BERMACAN BIBIT TUMBUHAN DENGAN HARGA TERJANGKAU Kualitas dan pelayanan adalah prioritas kami sebagai mitra Anda. Kami menyediakan berbagai jenis benih dan bibit tanaman, seperti tanaman kayu, tanaman buah, tanaman rempah, tanaman perindang, dll. Kami menyediakan Biji dan Bibit tanaman seperti: BIBIT KAYU Bibit Akasia Bibit Albasia/ Sengon Bibit Jabon Bibit Jati Bibit Jenitri Bibit Karet Bibit Kenari Bibit Mahoni Bibit Nyamplung Bibit Tanjung Dll BIBIT BUAH BUAHAN Bibit Alpukat Bibit Durian Bawor Bibit Durian Montong Bibit Jambu Biji Bibit Jeruk Bibit Kelengkeng Bibit Mangga Bibit Manggis Bibit Pisang Bibit Rambutan Dll Bibit Cengkeh Bibit Kemiri Bibit Melinjo Bibit Lada Dll BIBIT TANAMAN PERINDANG Bibit Cemara Bibit Glodok Pecut Dll Biji/ Benih Biji Akasia Biji Albasia Biji Cemara Biji Cengkeh Biji Jabon Biji Jati Biji Jenitri Biji Jeruk Biji Kemiri Biji Kenari Biji Mahoni Biji Mindi Biji Palem merah Biji Puspa Dll Harga Nego sesuai jumlah pesanan dan ukuran. Pasokan: ..Ready Stock Manfaat Pohon Mahoni Bibit Majalengka - Bagian penting dari pohon mahoni yang memiliki nilai tinggi ialah batang kayu yang bisa dijadikan bahan mebel dengan nilai lumayan tinggi karena dekorarif dan mudah dikerjakan. Ditanam secara luas di daerah tropis untuk program reboisasi dan penghijauan bermanfaat sebagai tanaman naungan dan kayu bakar. Manfaat lainnya daripohon kayu mahoni ialah pohon... 1. Fakultas PertanianUniversitas Padjadjaran 2. Tata Nama Tumbuhan dan Tanaman Kelompok 7 Kelas C-Hilda Sandra Utami ( 150510120111) -Adillah Nadhriyah ( 150510120112) -Feisal Rachman Soedibja ( 150510120113) -Syifa Fajriani ( 150510120114) -Anna Ayu Prayugina ( 150510120115) 3. Tumbuhan memiliki banyak keragaman. Perbedaan diantaratumbuhan bisa terlihat jelas, atau juga memiliki perbedaankarakteristik yang samar. Untuk memudahkan mempelajaritentang tumbuhan, maka dilakukan pengelompokan.Pengelompokan tumbuhan tersebut diberi nama agar mudahdiingat, dipahami, diucapkan, dan dibedakan. Hal inilah yangmenjadikan adanya tata nama tumbuhan yang telah diatur olehInternational Code of Botanical Nomenclature ( ICBN) yangkemudian menjadi Kode Botani.Namun dengan perkembangan teknologi tanaman, seringkalimuncul perbedaan sifat maupun zat dari tanaman yangdibudidayakan yang berbeda dari tanaman aslinya. Maka dari itudibuat kode baru yaitu ICNCP ( International code ofnomenclature for cultivated plants) untuk menamai tanamanhasil kultivasi 4. PERTANYAAN 5. Pada Seminar nasional, seorang peneliti darisalah satu balai penelitian mempresentasikan tanaman padi hasil tahan kering temuannya. Hasil temuan tersebut telah dirilis olehDepartemen Pertanian. Salah seorang peserta seminar mempertanyakan tentang cara penulisan hasil temuan tersebut. Penelititersebut menyebutnya varietas, tapi menurut peserta seminar temuannya adalah kultivar.Menurut anda, bagaimana tatacara penulisan tatanama yang benar? 6. Jawab: Tanaman padi hasil tahan kering masuk kedalam kultivar. Mengapa? Karena, kultivar memiliki definisi sebagai tanaman yang dapat dibedakan dari kelompok tanaman lainnya. Maksudnya, tanaman yang termasuk kedalam jenis kultivar adalah jika tanaman tersebut diperbanyak ( secara seksual dan aseksual) tetap akan mempertahankan bentuk, ciri- ciri khasnya. 7. Coba anda buat takson dari kentang cv. Atlantik sesuai dengan aturan ICNCP ! • Urutan takson dari kentang cv. Atlantik sesuai dengan aturan ICNCP• Kingdom : Plantae ( Tumbuhan) • Subkingdom : Tracheobionta ( Tumbuhan berpembuluh) • Super Divisi : Spermatophyta ( Tumbuhan berbunga) • Kelas: Magnoliopsida ( Berkeping 2 / dikotil) Subkelas : Asteridae• Ordo : Solanales• Famili: Solanaceae ( Suku terung – terungan) • Genus : Solanum• Spesies : Solanum Tuberosi cv. Atlantik 8. Mengapa setiap orang yang berkecimpung dalam bidang tumbuh tumbuhan atau tanaman, perlu mempelajari dan memahami cara penulisan tatanama tumbuhan dan tanaman sesuai dengan aturan ICBN atau ICNCP? ICBN atau ICNCP merupakan pedoman cara penulisan tata nama tumbuhan dan tanaman yang sudah diakui keabsahannya di dunia ilmiah internasional. 9. Selain itu, dengan mempelajari danmemahami aturan ICBN atau ICNCP dapatmembantu kesimpangsiuran dalampenggunaan istilah ilmiah varietas dankultivar, serta membantu menyampaikaninformasi berupa keberadaan KodeInternasional Tata Nama Tumbuhan dan KodeInternasional Tata Nama Tanaman Budidayabagi peneliti-peneliti dalam duniatumbuhan/ budidaya. 10. Mengapa bahasa latin dipilih dalam penulisan tatanama tumbuhan ? Karena bahasa latin sudah merupakan tradisiuntuk pemberian nama ilmiah selain itubahasa latin juga merupakan bahasa yangsudah mati sehingga tidak memungkinkanuntuk terjadinya perubahan bahasa dalamdunia ilmiah. 11. Jelaskan apa saja yang dipelajari pada sistematika tumbuhan ! • Identifikasi Tumbuhan Ilmu yang mempelajari tentang pengenalan suatu jenis tumbuhan dengan cara membandingkannya dengan jenis tumbuhan yang telah ada.• Tata Nama Tumbuhan Ilmu yang mempelajari tentang cara pemberian nama suatu tumbuhan, baik yang sudah berupa fosil maupun yang masih ada, dilengkapi dengan penjelasan dan gambarannya.• Klasifikasi Tumbuhan Ilmu yang mempelajari tentang pengelompokkan berbagai macam tumbuhan, dengan sistem tertentu, sehingga diperoleh kesimpulan yang ringkas tentang gambaran silsilah tumbuhan tersebut 12. Jelaskan cara penamaan speciesberdasarkan sifat tanaman, kata benda dan nama nama orang ! • Berdasarkan sifat Nama diawali nama genus lalu diikuti kata sifat ( hitam, rumpun, hijau) dalam bahasa latin. Contoh: Oriza sativa, Pandanus sativus ( sativa artinya dibudidayakan/ rumpun) 13. • Berdasarkan kata benda Nama diawali nama genus lalu diikuti kata benda ( kotak, bola, segitiga) dalam bahasa latin. Contoh: Gandum: Dioscorea bulbivera ( bulba artinya bulat) • Berdasarkan nama orang Nama diawali nama genus lalu diikuti nama penemunya dalam bahasa latin. Contoh: Bunga Raflesia: Rafflesia arnoldi ( dari nama Thomas Stamford Raffles) 14. Sebutkan 24 kategori taksa tumbuhan berdasarkan ICBN ! • 24 kategori taksa tumbuhan ( ICBN) : • Latin Indonesia Inggris• 1. Regnum Dunia Kingdom• 2. Subregnum Anak dunia Subkingdom• 3. Divisio Divisi Division• 4. Subdivisio Anak Divisi Subdivision• 5. Classis Kelas Class• 6. Subclassis Anak kelas Subclass• 7. Ordo Bangsa Order• 8. Subordo Anak bangsa Suborder• 9. Familia Suku Family• 10. Subfamilia Anak suku Subfamily• 11. Tribus Puak Tribe• 12. Subtribus Anak puak Subtribe• 13. Genus Marga Genus• 14. Subgenus Anak marga Subgenus• 15. Sectio Seksi Section• 16. Subsectio Anak seksi Subsection• 17. Serie Deret Series• 18. Subserie Anak deret Subseries• 19. Species Jenis Species• 20. Subspecies Anak jenis Subspecies• 21. Varietas Varietas Variety• 22. Subvarietas Anak varietas Subvariety• 23. Farma Farma Farm• 24. Subfarma Anak farma Subfarm 15. Jelaskan cara penulisan varietas dankultivar menurut tata nama Internasional ! Cara penulisan kultivar: • setiap awal kata ditulis dengan huruf besar• didahului kata kultivar atau kv.• ditempatkan diantara 2 tanda petik tunggal• dirangkaian dengan nama species, genus, varietas, nama umum• dirangkaikan dengan nama species atau nama umum speciesnya Contoh: • Oryza sativa kultivar Bengawan atau kv. Bengawan • Oryza sativa ‘ Bengawan’ dirangkaikan dengan nama genus atau nama umum genus• Adiantum kultivar Sleeping Beauty atau kv. Sleeping Beauty Adiantum ‘ Sleeping Beauty’ dirangkaikan dengan nama varietas atau nama umum varietasnya Cara penulisan varietas: • Penulisan namanya dicetak miring ( atau digaris bawah jika tulisan tangan) dan didahului dengan singkatan " var." Contoh: Oryza sativa var. indica. 16. Jelaskan berbagai cara mensitir nama tumbuhan menurut ICBN ! • Sitiran Tunggal Oryza sativa L. L = Carolus Linnaeus ( 1707-1778) , Italia Linnaeus : pertama kali menemukan memberi nama yang valid, mempublikasikan secara efektif dengan kriteria publikasi yang sahih• Sitiran Ganda Dihubungkan kata depan Gossyplum tomentosum Nutt. ex Seem. Nutt : Thomas Nuttal ( 1786-1859) , Amerika Serikat Seem : Berthold Carl Seeman( 1825-1871) , Jerman Nuttal : pertama kali menemukan dan memberi nama, Tidak mempublikasikan secara efektif dan sahih Seeman : mempublikasikan secara efektif, dengan kriteria publikasi yang sahih Yang diakui sebagai pengarangnya adalah : yang namanya tercantum setelah kata depan ex Ditulis : Gossyplum tomentosum Seem. 17. • Sitiran Ganda Dihubungkan kata Depan : in Vibumum tematum Rehd. In Sarg. Rehd. = Alfred Rehder ( 1863- ) Sarg. = Charles Sparague Sargent ( 1841-1927) Rehder = pengarang dan pembublikasi yang sahih Sargent = pengedit karya ilmiyah yang memuat nama tersebut Yang diakui sebagai pengarangnya adalah : yang namanya tercantum dalam kata depan in Ditulis : Vibumum vematum Rehd.• Sitiran Ganda Dihubungkan Dengan Kata Depan : non Citrus nobilis Andr. non Lour. Andr : Henry C. Andrews ( - 1830) Lour : Juan Lourelo ( 1715-1796) Andrews : pengarang dan pembublikasi tanaman yang dimaksud Lourelo : pengarang dan pembublikasi tanaman lainnya dengan nama yang sama. Tanaman yang dimaksud adalah tanaman yang diberi nama oleh Andrews bukan yang diberi nama Lourelo. Ditulis : Citrus nobilis Andr. non Lour. 18. • Sitiran Ganda Dihubungkan Dengan Kata Depan non Dan ner Bartlingla Brongn. ( 1827) non Relchb. ( 1824) nec F.V. Muell ( 1827) Brongn : Adolphe Theodore Brongniart( 1801-1876) Relchb. : Heinrich Gottllab Ludwig Reichenbach ( 1793-1879) F.V. : Ferdinand von Mueller ( 1825-1896) Tanaman yang dimaksud adalah tanaman yang diberi nama oleh Brongniart, bukan yang diberi nama oleh Reichenbach dan Mueller. Ditulis : Bartlingla Brongn. ( 1827) non Relchb. ( 1824) nec F.V. Muell ( 1827) • f. Sitiran Ganda Memakai Tanda Kurung Biasa Althea rosea ( L.) Cav. ( L.) = Carolus Linnaeus ( 1707-1778) Cav = Antonio Jose Cavanilles( 1745-1804) Ada perubahan takson Linnaeus : menempatkannya dalam genus Malva : Malva rosea L. Cavanules : menempatkannya dalam genus Althea dan diterima secara sahih. Ditulis : Althea rosea ( L.) Cav 19. • Sitiran Ganda Memakai Tanda Kurung Persegi Lupinus [ Toum] L. Toum = Joseph Pitton de Toumefort( 1656- 1708) L. = Carolus Linnaeus ( 1707-1778) Toumefort = pertama kali memberi nama dan mempublikasi. Termasuk ‘ pre starting point author’ . Linnaeus = hanya mensitir dari arsip yang ada.Tanda [ ] tidak boleh dihilangkan Lupinus [ Toum.] L. Allah telah menciptakan beraneka ragam pepohonan dan buah-buahan sebagai sumber kehidupan untuk mencukupi kebutuhan manusia dan hewan di alam semesta ini, setiap yang diciptakanNYA selalu memberikan manfaat dan khasiat tersendiri termasuk rahasia dibalik beraneka ragamnya warna buah-buahan Rahasia Dibalik Warna Buah-buahan aneka warna buahan untuk kesehatan Bibit Hijau - Sebelum mengulas... Bibit Hijau Majalengka - Jika pada postingan terdahulu bibit hijau membahas tentang ' karakteristik pohon jati' mulai dari ciri cirinya, manfaat dan beberapa produk yang terbuat dari pohon JATI maka pada kesempatan kali ini akan mengulas tentang sejarah dan gambaran umum pohon jati beserta Problema Pohon Jati - Pertumbuhan dan Pembibitan Sejarah Pohon Jati Bibit Majalengka - Bila merujuk pada...
pt.gunung hijau nusantara
pt.gunung hijau nusantara

PT.GUNUNG HIJAU NUSANTARA

jl.serpong no 111, tanggerang
Indonesia 15311
tanggerang
30 / 03 / 2013

Detail Bibit

KAMI MENJUAL BERMACAN BIBIT TUMBUHAN DENGAN HARGA TERJANGKAU
Tampilkan Lebih Banyak

PT.GUNUNG HIJAU NUSANTARA

KAMI MENJUAL BERMACAN BIBIT TUMBUHAN DENGAN HARGA TERJANGKAU Kualitas dan pelayanan adalah prioritas kami sebagai mitra Anda. Kami menyediakan berbagai jenis benih dan bibit tanaman, seperti tanaman kayu, tanaman buah, tanaman rempah, tanaman perindang, dll. Kami menyediakan Biji dan Bibit tanaman seperti: BIBIT KAYU Bibit Akasia Bibit Albasia/ Sengon Bibit Jabon Bibit Jati Bibit Jenitri Bibit Karet Bibit Kenari Bibit Mahoni Bibit Nyamplung Bibit Tanjung Dll BIBIT BUAH BUAHAN Bibit Alpukat Bibit Durian Bawor Bibit Durian Montong Bibit Jambu Biji Bibit Jeruk Bibit Kelengkeng Bibit Mangga Bibit Manggis Bibit Pisang Bibit Rambutan Dll Bibit Cengkeh Bibit Kemiri Bibit Melinjo Bibit Lada Dll BIBIT TANAMAN PERINDANG Bibit Cemara Bibit Glodok Pecut Dll Biji/ Benih Biji Akasia Biji Albasia Biji Cemara Biji Cengkeh Biji Jabon Biji Jati Biji Jenitri Biji Jeruk Biji Kemiri Biji Kenari Biji Mahoni Biji Mindi Biji Palem merah Biji Puspa Dll Harga Nego sesuai jumlah pesanan dan ukuran. Pasokan: ..Ready Stock Manfaat Pohon Mahoni Bibit Majalengka - Bagian penting dari pohon mahoni yang memiliki nilai tinggi ialah batang kayu yang bisa dijadikan bahan mebel dengan nilai lumayan tinggi karena dekorarif dan mudah dikerjakan. Ditanam secara luas di daerah tropis untuk program reboisasi dan penghijauan bermanfaat sebagai tanaman naungan dan kayu bakar. Manfaat lainnya daripohon kayu mahoni ialah pohon... 1. Fakultas PertanianUniversitas Padjadjaran 2. Tata Nama Tumbuhan dan Tanaman Kelompok 7 Kelas C-Hilda Sandra Utami ( 150510120111) -Adillah Nadhriyah ( 150510120112) -Feisal Rachman Soedibja ( 150510120113) -Syifa Fajriani ( 150510120114) -Anna Ayu Prayugina ( 150510120115) 3. Tumbuhan memiliki banyak keragaman. Perbedaan diantaratumbuhan bisa terlihat jelas, atau juga memiliki perbedaankarakteristik yang samar. Untuk memudahkan mempelajaritentang tumbuhan, maka dilakukan pengelompokan.Pengelompokan tumbuhan tersebut diberi nama agar mudahdiingat, dipahami, diucapkan, dan dibedakan. Hal inilah yangmenjadikan adanya tata nama tumbuhan yang telah diatur olehInternational Code of Botanical Nomenclature ( ICBN) yangkemudian menjadi Kode Botani.Namun dengan perkembangan teknologi tanaman, seringkalimuncul perbedaan sifat maupun zat dari tanaman yangdibudidayakan yang berbeda dari tanaman aslinya. Maka dari itudibuat kode baru yaitu ICNCP ( International code ofnomenclature for cultivated plants) untuk menamai tanamanhasil kultivasi 4. PERTANYAAN 5. Pada Seminar nasional, seorang peneliti darisalah satu balai penelitian mempresentasikan tanaman padi hasil tahan kering temuannya. Hasil temuan tersebut telah dirilis olehDepartemen Pertanian. Salah seorang peserta seminar mempertanyakan tentang cara penulisan hasil temuan tersebut. Penelititersebut menyebutnya varietas, tapi menurut peserta seminar temuannya adalah kultivar.Menurut anda, bagaimana tatacara penulisan tatanama yang benar? 6. Jawab: Tanaman padi hasil tahan kering masuk kedalam kultivar. Mengapa? Karena, kultivar memiliki definisi sebagai tanaman yang dapat dibedakan dari kelompok tanaman lainnya. Maksudnya, tanaman yang termasuk kedalam jenis kultivar adalah jika tanaman tersebut diperbanyak ( secara seksual dan aseksual) tetap akan mempertahankan bentuk, ciri- ciri khasnya. 7. Coba anda buat takson dari kentang cv. Atlantik sesuai dengan aturan ICNCP ! • Urutan takson dari kentang cv. Atlantik sesuai dengan aturan ICNCP• Kingdom : Plantae ( Tumbuhan) • Subkingdom : Tracheobionta ( Tumbuhan berpembuluh) • Super Divisi : Spermatophyta ( Tumbuhan berbunga) • Kelas: Magnoliopsida ( Berkeping 2 / dikotil) Subkelas : Asteridae• Ordo : Solanales• Famili: Solanaceae ( Suku terung – terungan) • Genus : Solanum• Spesies : Solanum Tuberosi cv. Atlantik 8. Mengapa setiap orang yang berkecimpung dalam bidang tumbuh tumbuhan atau tanaman, perlu mempelajari dan memahami cara penulisan tatanama tumbuhan dan tanaman sesuai dengan aturan ICBN atau ICNCP? ICBN atau ICNCP merupakan pedoman cara penulisan tata nama tumbuhan dan tanaman yang sudah diakui keabsahannya di dunia ilmiah internasional. 9. Selain itu, dengan mempelajari danmemahami aturan ICBN atau ICNCP dapatmembantu kesimpangsiuran dalampenggunaan istilah ilmiah varietas dankultivar, serta membantu menyampaikaninformasi berupa keberadaan KodeInternasional Tata Nama Tumbuhan dan KodeInternasional Tata Nama Tanaman Budidayabagi peneliti-peneliti dalam duniatumbuhan/ budidaya. 10. Mengapa bahasa latin dipilih dalam penulisan tatanama tumbuhan ? Karena bahasa latin sudah merupakan tradisiuntuk pemberian nama ilmiah selain itubahasa latin juga merupakan bahasa yangsudah mati sehingga tidak memungkinkanuntuk terjadinya perubahan bahasa dalamdunia ilmiah. 11. Jelaskan apa saja yang dipelajari pada sistematika tumbuhan ! • Identifikasi Tumbuhan Ilmu yang mempelajari tentang pengenalan suatu jenis tumbuhan dengan cara membandingkannya dengan jenis tumbuhan yang telah ada.• Tata Nama Tumbuhan Ilmu yang mempelajari tentang cara pemberian nama suatu tumbuhan, baik yang sudah berupa fosil maupun yang masih ada, dilengkapi dengan penjelasan dan gambarannya.• Klasifikasi Tumbuhan Ilmu yang mempelajari tentang pengelompokkan berbagai macam tumbuhan, dengan sistem tertentu, sehingga diperoleh kesimpulan yang ringkas tentang gambaran silsilah tumbuhan tersebut 12. Jelaskan cara penamaan speciesberdasarkan sifat tanaman, kata benda dan nama nama orang ! • Berdasarkan sifat Nama diawali nama genus lalu diikuti kata sifat ( hitam, rumpun, hijau) dalam bahasa latin. Contoh: Oriza sativa, Pandanus sativus ( sativa artinya dibudidayakan/ rumpun) 13. • Berdasarkan kata benda Nama diawali nama genus lalu diikuti kata benda ( kotak, bola, segitiga) dalam bahasa latin. Contoh: Gandum: Dioscorea bulbivera ( bulba artinya bulat) • Berdasarkan nama orang Nama diawali nama genus lalu diikuti nama penemunya dalam bahasa latin. Contoh: Bunga Raflesia: Rafflesia arnoldi ( dari nama Thomas Stamford Raffles) 14. Sebutkan 24 kategori taksa tumbuhan berdasarkan ICBN ! • 24 kategori taksa tumbuhan ( ICBN) : • Latin Indonesia Inggris• 1. Regnum Dunia Kingdom• 2. Subregnum Anak dunia Subkingdom• 3. Divisio Divisi Division• 4. Subdivisio Anak Divisi Subdivision• 5. Classis Kelas Class• 6. Subclassis Anak kelas Subclass• 7. Ordo Bangsa Order• 8. Subordo Anak bangsa Suborder• 9. Familia Suku Family• 10. Subfamilia Anak suku Subfamily• 11. Tribus Puak Tribe• 12. Subtribus Anak puak Subtribe• 13. Genus Marga Genus• 14. Subgenus Anak marga Subgenus• 15. Sectio Seksi Section• 16. Subsectio Anak seksi Subsection• 17. Serie Deret Series• 18. Subserie Anak deret Subseries• 19. Species Jenis Species• 20. Subspecies Anak jenis Subspecies• 21. Varietas Varietas Variety• 22. Subvarietas Anak varietas Subvariety• 23. Farma Farma Farm• 24. Subfarma Anak farma Subfarm 15. Jelaskan cara penulisan varietas dankultivar menurut tata nama Internasional ! Cara penulisan kultivar: • setiap awal kata ditulis dengan huruf besar• didahului kata kultivar atau kv.• ditempatkan diantara 2 tanda petik tunggal• dirangkaian dengan nama species, genus, varietas, nama umum• dirangkaikan dengan nama species atau nama umum speciesnya Contoh: • Oryza sativa kultivar Bengawan atau kv. Bengawan • Oryza sativa ‘ Bengawan’ dirangkaikan dengan nama genus atau nama umum genus• Adiantum kultivar Sleeping Beauty atau kv. Sleeping Beauty Adiantum ‘ Sleeping Beauty’ dirangkaikan dengan nama varietas atau nama umum varietasnya Cara penulisan varietas: • Penulisan namanya dicetak miring ( atau digaris bawah jika tulisan tangan) dan didahului dengan singkatan " var." Contoh: Oryza sativa var. indica. 16. Jelaskan berbagai cara mensitir nama tumbuhan menurut ICBN ! • Sitiran Tunggal Oryza sativa L. L = Carolus Linnaeus ( 1707-1778) , Italia Linnaeus : pertama kali menemukan memberi nama yang valid, mempublikasikan secara efektif dengan kriteria publikasi yang sahih• Sitiran Ganda Dihubungkan kata depan Gossyplum tomentosum Nutt. ex Seem. Nutt : Thomas Nuttal ( 1786-1859) , Amerika Serikat Seem : Berthold Carl Seeman( 1825-1871) , Jerman Nuttal : pertama kali menemukan dan memberi nama, Tidak mempublikasikan secara efektif dan sahih Seeman : mempublikasikan secara efektif, dengan kriteria publikasi yang sahih Yang diakui sebagai pengarangnya adalah : yang namanya tercantum setelah kata depan ex Ditulis : Gossyplum tomentosum Seem. 17. • Sitiran Ganda Dihubungkan kata Depan : in Vibumum tematum Rehd. In Sarg. Rehd. = Alfred Rehder ( 1863- ) Sarg. = Charles Sparague Sargent ( 1841-1927) Rehder = pengarang dan pembublikasi yang sahih Sargent = pengedit karya ilmiyah yang memuat nama tersebut Yang diakui sebagai pengarangnya adalah : yang namanya tercantum dalam kata depan in Ditulis : Vibumum vematum Rehd.• Sitiran Ganda Dihubungkan Dengan Kata Depan : non Citrus nobilis Andr. non Lour. Andr : Henry C. Andrews ( - 1830) Lour : Juan Lourelo ( 1715-1796) Andrews : pengarang dan pembublikasi tanaman yang dimaksud Lourelo : pengarang dan pembublikasi tanaman lainnya dengan nama yang sama. Tanaman yang dimaksud adalah tanaman yang diberi nama oleh Andrews bukan yang diberi nama Lourelo. Ditulis : Citrus nobilis Andr. non Lour. 18. • Sitiran Ganda Dihubungkan Dengan Kata Depan non Dan ner Bartlingla Brongn. ( 1827) non Relchb. ( 1824) nec F.V. Muell ( 1827) Brongn : Adolphe Theodore Brongniart( 1801-1876) Relchb. : Heinrich Gottllab Ludwig Reichenbach ( 1793-1879) F.V. : Ferdinand von Mueller ( 1825-1896) Tanaman yang dimaksud adalah tanaman yang diberi nama oleh Brongniart, bukan yang diberi nama oleh Reichenbach dan Mueller. Ditulis : Bartlingla Brongn. ( 1827) non Relchb. ( 1824) nec F.V. Muell ( 1827) • f. Sitiran Ganda Memakai Tanda Kurung Biasa Althea rosea ( L.) Cav. ( L.) = Carolus Linnaeus ( 1707-1778) Cav = Antonio Jose Cavanilles( 1745-1804) Ada perubahan takson Linnaeus : menempatkannya dalam genus Malva : Malva rosea L. Cavanules : menempatkannya dalam genus Althea dan diterima secara sahih. Ditulis : Althea rosea ( L.) Cav 19. • Sitiran Ganda Memakai Tanda Kurung Persegi Lupinus [ Toum] L. Toum = Joseph Pitton de Toumefort( 1656- 1708) L. = Carolus Linnaeus ( 1707-1778) Toumefort = pertama kali memberi nama dan mempublikasi. Termasuk ‘ pre starting point author’ . Linnaeus = hanya mensitir dari arsip yang ada.Tanda [ ] tidak boleh dihilangkan Lupinus [ Toum.] L. Allah telah menciptakan beraneka ragam pepohonan dan buah-buahan sebagai sumber kehidupan untuk mencukupi kebutuhan manusia dan hewan di alam semesta ini, setiap yang diciptakanNYA selalu memberikan manfaat dan khasiat tersendiri termasuk rahasia dibalik beraneka ragamnya warna buah-buahan Rahasia Dibalik Warna Buah-buahan aneka warna buahan untuk kesehatan Bibit Hijau - Sebelum mengulas... Bibit Hijau Majalengka - Jika pada postingan terdahulu bibit hijau membahas tentang ' karakteristik pohon jati' mulai dari ciri cirinya, manfaat dan beberapa produk yang terbuat dari pohon JATI maka pada kesempatan kali ini akan mengulas tentang sejarah dan gambaran umum pohon jati beserta Problema Pohon Jati - Pertumbuhan dan Pembibitan Sejarah Pohon Jati Bibit Majalengka - Bila merujuk pada...