ecobataringan

Free

ALAMAT

taman surya kencana cluster saturnus F-15, sidoarjo, Jawa Timur - 60263, Indonesia

Login Terakhir

10 / 04 / 2014

Profil Perusahaan

Perkembangan kebutuhan akan bahan bangunan akan selalu sejalan dengan pertumbuhan penduduk bahkan lebih tinggi lagi. Ini disebabkan bahwa property bukan hanya kebutuhan orang akan tempat tinggal yang layak tetapi juga merupakan bentuk investasi yang sangat baik. Seiring dengan kemajuan teknologi banyak ditemukan alternative bahan bangunan yang memudahkan pengerjaan, biaya yang semakin murah, ramah lingkungan, memberikan efek kenyamanan yang lebih, ketahanan umur, kecepatan dalam aplikasi dan masih banyak lagi keuntungan lainnya. Hal ini dapat juga ditemukan pada bata ringan dengan teknologi foam ( busa) yang pada kesempatan ini kami tawarkan kepada untuk bisa memproduksinya dengan investasi terjangkau dan dengan hasil produk yang kompetitif.mesin bata ringan untuk produksi bata RIngan CLC Perbandingan Teknologi Bata Ringan Bata ringan yang populer beredar dipasaran saat ini menggunakan dua teknologi pembuatan. · AAC, AutoClave Aerated Concrete · CLC, Cellular Lightweight Concrete AAC, AutoClave Aerated Concrete Menggunakan teknology alumunium pasta dan direaksikan dengan kapur dan silika ( pasir) . Pengerasan dilakukan dengan memasukkan kedalam chamber bertekanan dengan suhu tinggi atau disebut Autoclave. Inilah yang membuat teknologi ini menjadi sangat mahal dan tidak fisible dibuat untuk sekala mengengah dan kecil. CLC, Celular Lightweight Concrete Teknologi ini menggunakan busa ( microbuble) yang dihasilkan dengan alat FOAM GENERATOR mesin bata ringan menggunakan bahan kimia yang disebut FOAM AGENT yang campurkan kedalam adonan semen-pasir selama proses pengadukan dengan MIXER mesin bata ringan. Pengeringan dilakukan hanya dengan diangin-anginkan selama 10 jam untuk bisa dikeluarkan dari CETAKAN ke tempat pengerasan ( Curring Area) . Bata ringan CLC ini dapat digunakan dalam konstruksi setelah berumur 14 hari, akan lebih baik jika setelah berumur 28 hari. Teknologi CLC ini cukup sederhana sehingga investasi sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan teknologi AAC. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKUATAN BATA RINGAN Bata ringan pada dasarnya adalah beton mortar yang dibuat ber-rongga dengan bantuan foam. Jadi sesungguhnya prilaku bata ringan tidak ubahnya seperti beton biasa. Untuk mendapatkan mutu beton / mortar yang baik, harus sangat diperhatikan : 1. Kwalitas pasir Pasir yang digunaka harus memiliki kandungan lumpur sedikit ( -5% ) dan banyak mengandung silika ( + 50% ) 2. Jumlah Semen Sudah sama-sama kita ketahui bahwa semakin banyak semen menjadikan bata yang dibuat akan semakin kuat, namun semen memiliki kontribusi modal yang sangat besar, sehingga faktor ekonomi menjadikan pengusaha bata ringan meminimkan penggunaan semen sebisa mungkin. 2. Air Jumlah air Air yang digunakan yang pada campuran ( air semen + air foam) berbanding semen yang digunakan, atau sering disebut water cement ratio w/ c. Max 55% 3. Proses Curing Proses ini tidak sekedar mengeringkan beton, tapi lebih kepada merawat beton hingga mengeras. Proses ini sering diabaikan oleh kebanyakan orang. Beton membutuhkan waktu selama 28 hari hingga perkerasan yang dilakukan menjadi sempurna ( maximal) . Selama masa curring sekita 10 hari pertama semen sangat membutuhkan air sebagai bahan untuk bereaksi hingga menjadi keras. Sehingga pada masa 10 hari ini diusahakan beton tidak kehabisan air dengan cara tidak dijemur dan selalu disiram jika sudah kelihatan kering.
Tampilkan Lebih Banyak