Selamat Datang di
PT. SUMUNDO MINERAL

Anggota Gratis
PT. SUMUNDO MINERAL
Indonesia

e-Book Pengolahan Limbah Elektronik

Harga:fluktuatif
Jumlah Pesanan: Tambah ke Keranjang
Permintaan Penawaran
Cara Pembayaran:Transfer Bank (T/T)
Kemas & Pengiriman:eBook
Negara Asal:Indonesia
Keterangan:Bab I berjudul Pendahuluan, mengulas secara umum aspek-aspek ekonomi bisnis pengolahan limbah elektronik, dan berbagai bahan limbah yang mengandung logam mulia ( termasuk diantaranya limbah master film percetakan, rontgen, fixer, dan beberapa jenis limbah lainnya) . Lihat isi, klik di sini

Bab II menjelaskan hal-hal dasar tentang kimia dasar dan sifat-sifat kimia logam. Bab ini diberi judul " Kimia Dasar dan Sifat-Sifat Kimia Fisika Logam " . Bagian ini membahas dasar-dasar ilmu kimia, khususnya kimia analisa kualitatif, kuantitatif, dan kimia redoks. Selanjutnya dibahas berbagai reaksi spesifik dari masing-masing logam, baik secara kimia maupun secara fisika metallurgy. Seluruh pemaparan disajikan secara gamblang dengan bahasa yang sangat mudah dimengerti, sehingga dapat dimengerti oleh kalangan umum sekalipun. Lihat isi, klik di sini

Bab III menitikberatkan pada pengujian kandungan logam-logam di dalam suatu rangkaian elektronik. Bab ini berjudul " Pengujian Kuantitatif Kandungan Logam-Logam " . Pengujian kandungan sangat perlu dilakukan agar biaya produksi dapat diprediksi dengan tepat, sehingga potensi laba sudah diketahui sebelum proses pengolahan dilakukan. Suatu contoh, dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap limbah rontgen, diperoleh kandungan logam perak sebanyak 0, 8% - 1% dari total berat bahan bakunya. Contoh lainnya, pengujian terhadap 1 unit CPU lengkap diperoleh kandungan logam emas sebanyak 260 mg, palladium 800 mg, perak 14 gram, tembaga 637 gram, timah 90 gram, dan aluminium 210 gram. Lihat isi, klik di sini

Bab IV Pengolahan Menggunakan Asam Kuat Anorganik. Asam kuat anorganik ( HCl, H2SO4, HNO3) memiliki sifat yang sangat baik dalam pelarutan logam-logam dari perangkat elektronik dan plastik rontgen. Bab ini membahas berbagai penggunaan senyawa kimia ini, secara teori dan praktek. Lihat isi, klik di sini

Bab V Pengolahan Menggunakan Air Raksa. Ekstraksi menggunakan raksa adalah cara yang paling sederhana dalam mengekstraksi logam emas dan perak dari limbah elektronik dan limbah fotografi ( plastik rontgen) , dengan hasil yang jauh dari maksimal. Untuk mengoptimalkan hasil diperlukan kombinasi penggunaan raksa dan asam anorganik. Pada bab ini dipelajari kombinasi pengolahan limbah elektronik menggunakan raksa dan larutan asam organik, mulai dasar teori hingga petunjuk praktek yang dilengkapi gambar-gambar sebagai panduan prakteknya. Lihat isi, klik di sini

Bab VI Pengolahan Menggunakan Alkali Sianida. Pengolahan menggunakan asam anorganik dan raksa belum memperoleh hasil yang maksimum dalam pengolahan limbah elektronik, limbah rontgen, fixer dan sebagainya. Asam-asam anorgaik bersifat pelarut universal, sehingga kombinasinya dengan air raksa saja tak cukup baik untuk memaksimalkan perolehan yang diinginkan. Sianida sebagai salah satu pilihan reagen pelarut yang cukup baik jika digunakan sebagai pamungkas dalam pengolahan limbah elektronik. Kemampuan pelarut ini dalam mengekstraksi logam-logam golongan platina ( platina, palladium) selain emas dan perak menjadikan sianida sebagai salah satu pilihan utama sebagai pelarut pamungkas. Bab ini mengajarkan dasar-dasar teori sianidasi, dan pelaksanaan praktek penggunaannya dalam mengekstraksi logam-logam mulia dari limbah elektronik dan berbagai jenis limbah industri lainnya. Lihat isi, klik di sini

Bab VII Pengolahan Menggunakan Thiosulfat. Thiosulfat sebagai alternatif pengganti sianida yang memiliki 2 keunggulan ; harga yang sangat murah, dan sifatnya yang tak beracun dan ramah lingkungan. Sama seperti sianida, bab thiosulfat juga mengajarkan teori dan praktek penggunaannya. Lihat isi, klik di sini

Bab VIII Karbon Aktif. Karbon aktif ( activated carbon) digunakan sebagai salah satu alat ekstraktor emas, perak, platina, dan palladium, dari larutan sianidanya. Bab ini menerangkan segala hal tentang karbon aktif ; mulai dari praktek pembuatannya, pengujian kualitas, hingga praktek penggunaan karbon sebagai salah satu ekstraktor logam mulia dari larutan kompleks sianidanya. Lihat isi, klik di sini

Bab IX Zinc. Zinc memiliki keunggulan sebagai ekstraktor dibanding karbon aktif dalam penggunaan sebagai ekstraktor pada proses pengolahan limbah elektronik dan limbah industri logam lainnya, disebabkan beberapa hal ; harga yang lebih murah, proses yang jauh lebih cepat. Lihat isi, klik di sini

Bab X Electrowinning. Ekstraksi menggunakan elektrowinning merupakan cara ekstraksi logam dari larutan komplek sianida maupun thiosulfat, yang jauh lebih unggul dibandingkan karbon aktif dan zinc. Pada bab ini ulasan tentang elektrowinning dimulai dari teori dan praktek pembuatan alatnya, hingga teori dan penerapan praktek elektrowinning pada proses pengolahan limbah elektronika. Lihat isi, klik di sini

Bab XI berupa proses awal pengerjaan bahan, berupa pemilahan materi, pembakaran, dan peleburan bahan. Materi-materi yang terbuat dari logam besi dan aluminium perlu dipisahkan terlebih dahulu, sebelum pembakaran dan proses peleburan dilakukan. Bab ini diberi judul " Proses Pengerjaan Awal Limbah Elektronik " . Sebagaimana diketahui, efek polusi dan gas racun yang ditimbulkan akibat pembakaran cukup luar biasa, sehingga pada bagian ini juga diajarkan cara pembuatan incinerator yang aman bagi lingkungan. Pembakaran yang serampangan juga mengakibatkan melayangnya sebagian dari debu logam emas ke bagian atas, yang terlepas dari kulitnya akibat proses panas dan oksidasi logam yang terlapisi. Bahan-bahan yang sulit terbakar ( seperti serat fiber) dilebur dengan cara berbeda setelah proses pembakaran selesai. Bagian ini juga mengajarkan teknik peleburan yang tepat terhadap logam campuran yang mengandung palladium , dan pemisahan unsur besi pada saat peleburan dilakukan. Proses yang sedikit berbeda ( dari proses limbah elektronik) dilakukan terhadap limbah master percetakan dan film rontgen ( proses pengolahan limbah ini dijelaskan pada sub-bab yang khusus) . Lihat isi, klik di sini

Bab XII menjelaskan proses pemisahan dan pemurnian masing-masing logam. Setelah peleburan diperoleh logam paduan yang terdiri dari berbagai jenis logam ( besi, seng, timah putih, aluminium, tembaga, nikel, sedikit timbal, perak, palladium, dan logam emas) . Selanjutnya masing-masing logam dipisahkan secara kimia, maupun secara elektrokimia ( electrowinning) , untuk mendapatkan masing-masing logam yang murni. Bagian ini berjudul " Proses Pemisahan dan Pemurnian Masing-Masing Logam " . Proses pemisahan yang melibatkan unsur platina dan palladium adalah proses yang sangat sulit dilakukan, namun pada buku ini proses dibuat menjadi mudah dan dapat dilakukan dengan alat-alat yang sederhana. Pada bagian prosesor suatu unit komputer, jumlah palladium mencapai 5 kali jumlah berat logam emas, platina juga makin banyak digunakan pada prosesor-proses yang lebih mutakhir tahun pembuatannya. Pada logam hasil leburan limbah rontgen, kemungkinan adanya logam pengotor seperti timbal dan besi selalu saja ada, sehingga proses pemurnian logam perak juga mutlak dilakukan. Lihat isi, klik di sini

Bab XIII menjelaskan " Cara Peleburan Masing-Masing Logam " yang telah dimurnikan. Peleburan masing-masing unsur memiliki cara-cara yang sebagian berbeda antara satu dan lainnya. Peleburan timah putih perlu memerhatikan tingkat suhu yang relatif rendah untuk menghindarkan terbentuknya sebagian garam tak lebur ( akibat oksidasi pada suhu tinggi) unsur logam timah. Peleburan logam platina dan palladium adalah hal tersulit, sehingga penjelasannya dilakukan lebih mendalam pada bab ini. Lihat isi, klik di sini

Bab XIV mengulas " Penanggulangan Limbah Cair, Padat dan Gas " yang dihasilkan selama proses produksi berlangsung. Beberapa jenis limbah cair perlu penanganan disebabkan sifat keasaman yang tinggi, sedangkan limbah gas yang dihasilkan berasal dari proses pembakaran, peleburan, dan proses pemisahan secara kimia. Penanganan limbah dijelaskan secara rinci beserta teknis dan peralatannya. Lihat isi, klik di sini

Bab XV mengajarkan " Pembuatan Berbagai Bahan Kimia " , seperti tawas, besi III klorida, merkuri II klorida, garam thiosulfat, tembaga II sulfat ( terusi) , perak nitrat, besi II sulfat, sebagai produk kimia hasil pengolahan limbah elektronika. Logam aluminium yang berukuran halus dan tipis sebaiknya dijadikan sebagai produk tawas karena rendahnya perolehan logam jika dilakukan peleburan. Besi III klorida, besi sulfat, amonium klorida, merkuri I klorida, merupakan produk yang perlu dan selalu digunakan dalam proses pemisahan logam. Akan tetapi sebagian dari bahan kimia tersebut sangat sulit diperoleh di pasaran, sehingga pada bagian ini diajarkan cara pembuatannya. Lihat isi, klik di sini

- Ukuran : A4
- Tebal buku : 179 halaman

Harga : Rp 250.000, - ( harga sewaktu-waktu berubah)
+ Gratis Biaya Konsultasi Pengolahan
+ Gratis Download Edisi Terbaru dari buku yang sama.

Cuplikan buku dapat dilihat di : http: / / www.sumundomineral.com



Kontak Perusahaan
Nama:Ibu Widyarti / Yudhistira [Pemasaran]
E-mail:Kirim Pesan
Situs Web:
Nomor Ponsel:Nomor ponsel Ibu Widyarti / Yudhistira di Yogyakarta
Nomor Telpon:Nomor telpon Ibu Widyarti / Yudhistira di Yogyakarta
Alamat:Jl. Monjali No. 163 Yogyakarta
Yogyakarta, Yogyakarta
Indonesia
menampilkan 1 dari 9 | Sebelum : e-Book Pengolahan Batuan.... | Berikut : e-Book Pengolahan Emas....


Membuat situs langsung jadi?
Silahkan Klik disini!